Cakrawalanational.news-Tapanuli Tengah – Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Sidang Nagatimbul di Desa Fajar, Kecamatan Sorkam, pada Minggu, 7 September 2025. Acara ini mengambil tema “Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu, demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.”
Pada Acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, termasuk Kaban Kesbangpol, Plt. Kadis Pertanian, Plt. Kadis Kesehatan, Plt. Kadis PMPPTSP, Plt. Kadis PUPR, Plt. Kadis Pendidikan, Plt. Kadis Sosial, Plt. Kabag Umum Setdakab, Camat Sorkam, serta perwakilan Kapolsek Sorkam. Selain itu, juga hadir Kepala Desa Fajar, para jemaat GPI, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mendukung penuh pembangunan gedung gereja GPI ini. Beliau menekankan bahwa gereja merupakan salah satu sarana penting untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal kerohanian. Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan kerohanian.
Bupati Masinton Pasaribu juga menjelaskan tentang komitmen pemerintah dalam membangun Kabupaten Tapanuli Tengah ke arah yang lebih baik. Beliau menekankan bahwa pembangunan harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan ini menggunakan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dan bermanfaat bagi masyarakat.” Ujarnya
Selain itu, Bupati Masinton Pasaribu juga menjelaskan tentang pengelolaan perusahaan perkebunan di Kabupaten Tapanuli Tengah. Beliau menekankan bahwa perusahaan harus mematuhi peraturan yang berlaku, termasuk memberikan 20% lahan untuk pembuatan plasma kepada masyarakat. Pemerintah akan menertibkan perusahaan yang tidak mematuhi peraturan ini.
Dengan peletakan batu pertama ini, diharapkan pembangunan Gedung GPI Sidang Nagatimbul dapat berjalan lancar dan menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan kerohanian.**Sumber Diskominfo Tapteng.
(Yasmend/CNN)











Tinggalkan Balasan