banner
DAERAH  

GEMPA Minta APH Periksa Proyek Rehab Kantor Desa Hessa Perlompongan

banner 120x600

CNN-Asahan : ll Kegiatan pembangunan di lingkungan pemerintah baik pusat maupun daerah, Biasanya selalu menginformasikan kepada masyarakat terkait sumber anggaran, pelaksana kegiatan, volume kegiatan dan lain sebagainya, dengan cara memasang papan informasi kegiatan atau papan proyek sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat.

 

sebagai mana tertuang dalam undang – undang nomor 14 Tahun’ 2008 tentang keterbukaan informasi publik atau lebih dikenal UU KIP, agar masyarakat dapat memantau terkait lajunya kegiatan tersebut baik dari segi kualitas maupun kuantitas suatu bangunan, Kamis (06/06/2024).

 

Berdasarkan pantauan awak media bersama Ketua Investigasi Gerakan Masyarakat Peduli Asahan (GEMPA) Taufik Hidayanto di lapangan Rabu (22/05/2024) terlihat kegiatan tersebut sangat tidak Transparan. Karena tidak memasang papan informasi anggaran proyek, sehingga bermunculan spekulan nada negatif dari masyarakat luas, seakan bertanya tanya dari mana sumber keuangannya dan berapa besaran anggarannya.

 

“Kita sangat menyayangkan proyek semegah ini tidak ada papan informasi anggarannya. Dan, menurut informasi Desa Hesa Perlompongan ini juga merupakan salah satu calon Desa terbaik dari Asahan, mestinya tak begini Kadesnya. Jadi Kita minta kepada aparat penegak hukum (APH) untuk segera memeriksa Dana Desa di Desa Hessa Perlompongan ini.” Ungkap Ketua Investigasi GEMPA, Taufik Hidayanto.

 

Azmi Sinaga,Kepala Desa pasir Hessa Perlompongan saat di konfirmasi dengan berkunjung ke kantor desa dan kepala Desa sedang menerima tamu. Dan ketika dimintai konfirmasi melalui pesan WhatsApp Kades Desa Hessa Perlompongan itu tidak memberikan jawaban hingga berita ini di tayangkan.

 

Dan salah satu warga sekitar yang namanya tidak mau di sebutkan mengatakan, bahwasanya sebagai masyarakat Desa Hessa Perlompongan merasa kecewa, karena pembangunan di kantor Desa sendiri, pemerintah Desa merehab bangunan tanpa plank anggaran.

 

” ini merupakan suatu pembodohan yang di lakukan pemerintah Desa Hessa Perlompongan kepada masyarakat. lagian beliaukan baru kali ini menjadi kades, mestinya beliau harus tunjukan transparansinya kepada masyarakat. Agar masyarakat percaya dan memilih beliau lagi di priode berikutnya.” Tegas Masyarakat Desa Hessa Perlompongan.Penulis; Heri Setiadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *