CNN–Deliserdang, Ikrar kenetralan ASN Pemkab Deliserdang yang baru saja di ikrarkan oleh seluruh OPD camat dan semua ASN Deliserdang yang di pimpin PJ.Bupati Deliserdang Wiriya Alrahman harus tercoreng dengan ulah oknum pejabat dan honorer Kominfo Kabupaten Deliserdang.
Informasi yang di peroleh foto yang tersebar di WhatsApp terlihat Oknum Kepala Seksi Dinas Kominfo tersebut diketahui berfose bersama Calon Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan dan teman teman alumni SMA Negeri 1 Lubukpakam mengacungkan dua jari tanda dukungan untuk mendukung Calon Bupati Asriludin Tambunan-Lom Lom Suwondo.
Kemudian salah satu oknum Honorer Dinas Kominfo Kabupaten Deliserdang diketahui bernama Yudi tersebut terlihat dalam foto duduk bersilah di sebelah kanan bersama tim pemenangan Asriluddin Tambunan dengan biground foto bertuliskan RELASI ” Relawan Asriludin Tambunan” Deliserdang siap mendukung Asriluddin Tambunan menjadi Bupati Deliserdang.dan terlihat juga tulisan Desa Bandara Khalifah Kecamatan Percut Seituan.
Terkait hal ini Kadis Kominfo Deliserdang Khairul Azman tidak membantahnya dan ia akan menindaklanjuti hal foto tersebut yang terlihat ada dua anggotanya itu.
“Nanti dicek dulu sama yang bersangkutan, nanti kita ingatkan” jawab Khairul Azman via pesan WhatsApp.
Menanggapi hal ini , Ketua KWPDS Deliserdang Sawaluddin Lubis meminta agar Bawaslu Deliserdang dan PJ.Bupati menindak dengan tegas kedua oknum dinas Kominfo Deliserdang ini.

” Bawaslu harus memeriksa oknum pejabat dan honorer Kominfo ini , dan PJ. Bupati juga harus menindak pejabat dan honorer ini , bila perlu honorer ini di pecat, ia juga meminta Kepala Dinasnya pun wajib dimintai klarifikasi mengapa ini di biarkan “pinta Sawaluddin
Sebelumnya PJ.Bupati Deliserdang Wiriya Al Rahman memimpin Rapat Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, pada Kamis, 26 September 2024 kemarin.
“Ayo jaga netralitas kita. Kita punya tanggung jawab, pelaksanaan Pilkada serentak ini agar berjalan dengan baik, walaupun penyelenggaraan sudah ada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), namun kita berikan bantuan-bantuan kepada lembaga ini sesuai peraturan yang ada,” ajak Wirya Al Rahman.
(MHS)


.












