Cakrawalanational.news-Banggai, Kepolisian Sektor (Polsek) Lamala Polresta Banggai terus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang berkepanjangan.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolsek Lamala IPTU I Wayan Sukarman, S.H., saat menghadiri Musyawarah Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 di BPU Desa Sirom, Kecamatan Lamala Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (7/10/2026).
Hadir pada kegiatan RKPDes di BPU Desa Sirom, Kapolsek Lamala IPTU Wayan Sukarman, Pemerintah Kecamatan Lamala, Kepala Desa Sirom Alfrets Lasompoh, ST, BPD Sirom, Aparat Desa Sirom serta Warga Desa Sirom.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.
Menurutnya, kondisi cuaca yang cenderung kering dapat membuat api mudah meluas dan berpotensi merembet ke perkebunan maupun permukiman warga.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan atau lahan dalam skala besar. Kondisi musim kemarau yang berkepanjangan membuat api sangat mudah merembet dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” ujar IPTU I Wayan Sukarman.
Dalam kegiatan tersebut Kapolsek Lamala juga menunjukkan kepedulian Polri terhadap masyarakat dengan menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada sejumlah warga Desa Sirom.
Pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Polri kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan membangun kedekatan antara kepolisian dengan warga.
Wayan berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi penerima dan semakin memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kecamatan Lamala.
Wolters Nandong salah satu warga Desa Sirom penerima paket sembako mengucapkan terimakasih atas kepedulian dan perhatian dari Kapolsek Lamala terhadap masyarakat, dan akan memperhatikan himbauan Kapolsek demi kebaikan kami, ucap Wolters.
*)Muis/CNN










Tinggalkan Balasan