CNN–Tanjungpandan, Terkait surat pengunduran diri Yuspian selaku PJ Bupati Belitung di Media Sosial (Medsos) ternyata dipertanyakan oleh Wakil Ketua DPRD Belitung, Hendra Pramono.
Pasalnya, beredar kabar ditengah masyarakat surat pengunduran diri di Media Sosial (Medsos) yang ditandatangani Yuspian selaku PJ Bupati Belitung, tertanggal 17 juli 2024 yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Belitung. Ironisnya, pengunduran diri tersebut tidak diajukan Yuspian secara kelembagaan atau resmi. Akibatnya, peristiwa tersebut menjadi polemik dan mengalami kegaduhan di Belitung.
Wakil Ketua DPRD Belitung, Hendra Pramono atau yang akrab disapa Een menjelaskan, bahwa dirinya selaku pimpinan DPRD sudah menerima dan membaca surat pengunduran diri Yuspian sebagai PJ Bupati melalui medsos dan media online. Namun anehnya secara kelembagaan dirinya belum menerima secara resmi.
“Saya melihat tanggapan Yuspian disalah satu media online dan membenarkan surat pengunduran diri itu milik dirinya, mungkin Yuspian ingin maju pada pertarungan pilkada 2024. Setiap warga negara kan emang berhak untuk dipilih dan memilih,” jelas Een.
Kendati demikian, Een mengucapkan terimakasih kepada Yuspian karena telah mengabdikan dirinya selama 7 bulan lebih sebagai PJ Bupati Belitung.
“Mungkin Yuspian ingin menjadi calon Bupati Belitung pada pilkada 2024 ini dan bersedia mundur sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara-red) karena ingin mengabdikan dirinya sebagai Bupati Belitung. Atau mungkin beliau merasa nyaman menjadi bupati selama menjabat sebagai PJ Bupati, sehingga merasa ketagihan,” papar Een diakhir kalimat. (Pit)


.












