Cakrawalanational.news-Luwuk, Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.M., M.P., menyambut langsung kedatangan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., bersama rombongan pada Minggu (12/4/2026) di Bandara Syukuran Aminuddin Amir.
Penyambutan berlangsung penuh antusias, mengingat kunjungan Mendes PDT tersebut merupakan agenda perdana ke Kabupaten Banggai. Bupati Banggai didampingi oleh Bupati Banggai Kepulauan, Bupati Banggai Laut, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Kapolres Banggai, Kejari Banggai, serta unsur Forkopimda Kabupaten Banggai.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda peninjauan dan monitoring Koperasi Desa Merah Putih. Setelah beristirahat sejenak, rombongan Menteri bersama Bupati Banggai melanjutkan perjalanan darat menuju Desa Bubung, Kecamatan Luwuk Selatan.
Monitoring Koperasi Desa Merah Putih menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banggai untuk memastikan pengelolaan koperasi berjalan efektif, transparan, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Bupati Banggai menyampaikan bahwa dari total 337 koperasi, seluruhnya telah memiliki akta notaris pendirian. Selain itu, sebanyak 87 koperasi masih dalam tahap pembangunan, sementara 85 desa dan 2 kelurahan telah beroperasi. Hingga saat ini, bangunan koperasi yang telah selesai dibangun baru terdapat di 3 desa, yakni Desa Bubung, Desa Demangan Jaya, dan Desa Bukit Makarti.
“Kami sangat berharap kepada Bapak Menteri agar tidak hanya bangunan koperasi yang berdiri megah, tetapi juga diberikan bantuan untuk segera mengoperasionalkannya. Dengan demikian, toko serba ada, klinik, serta layanan kebutuhan lainnya dapat segera berjalan. Keberadaan koperasi ini diharapkan benar-benar membantu masyarakat Kabupaten Banggai, khususnya warga Desa Bubung,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk terus meningkatkan integritas, inovasi, serta semangat kebersamaan dalam pengelolaan koperasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Nantinya koperasi juga akan diisi dengan barang-barang bersubsidi seperti gas melon, pupuk, dan beras bersubsidi, sehingga pengelolaannya dapat dilakukan oleh koperasi,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Mendes PDT mengungkapkan bahwa beberapa program Presiden Prabowo masih belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat. Padahal, jika dipahami lebih mendalam, seperti program Koperasi Merah Putih, dana desa tidak dipotong, melainkan tata kelola dan pola pemanfaatannya yang diubah.
Ia mencontohkan Desa Bubung yang sebelumnya belum memiliki bangunan koperasi, kini dapat membangun melalui alokasi dana desa. Selain itu, desa juga akan mendapatkan bantuan berupa satu unit truk, satu mobil pick-up, serta dua unit motor roda tiga.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Koperasi Desa juga akan berfungsi sebagai layanan simpan pinjam dengan bunga rendah bagi masyarakat, sehingga dapat membantu permodalan usaha. Selain itu, koperasi juga akan menyalurkan pupuk dari PT Pupuk Indonesia, gas elpiji dari Pertamina, sembako, layanan pembayaran listrik, hingga bantuan sosial dengan harga terjangkau.
“Koperasi Desa Merah Putih menjadi alat pemerataan ekonomi sesuai Asta Cita keenam Presiden Prabowo. Pendapatan koperasi minimal 20 persen masuk ke Pendapatan Asli Desa, sementara 80 persen kembali kepada masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa program Presiden yang berkaitan dengan Koperasi Desa Merah Putih adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang tidak hanya menyediakan makanan di sekolah, tetapi juga membangun rantai ekonomi desa melalui konsep desa tematik swasembada pangan, seperti desa ayam petelur, desa padi, desa ikan, desa jagung, dan desa buah.
“Saya berharap kepada tiga Bupati Banggai Bersaudara agar dapat membentuk dan memetakan desa-desa tematik, sehingga pemasok bahan baku program MBG berasal dari desa tersebut, dengan pemasarannya melalui koperasi desa atau BUMDes sebagai bentuk pemerataan ekonomi,” ujar Mendes PDT.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama para kepala desa dan pengurus koperasi desa yang dipimpin langsung oleh Mendes PDT.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat terwujudnya kemandirian ekonomi di tingkat desa melalui program unggulan Koperasi Desa Merah Putih.
*)Muis/CNN


.












