Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Faktor utama penyebab kemiskinan salah satunya adalah banyaknya pengangguran terbuka di tengah kehidupan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang terus membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2026-2030. Fokus utama pembahasan adalah strategi menurunkan tingkat pengangguran terbuka dalam 5 tahun kedepan.
“Rapat kedua ini merupakan lanjutan dari pembahasan sebelumnya, kita fokus pada target capaian pengangguran terbuka proyeksi dalam lima tahun kedepan,” kata Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Pangkalpinang, Muhammad Belia Murantika, Jumat (13/2/2026).

Belia menambahkan, rapat tersebut dihadiri oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk membahas strategi penurunan tingkat pengangguran terbuka.
“Kami berharap hasil rapat ini dapat memaksimalkan rencana target capaian untuk penurunan tingkat pengangguran terbuka dalam lima tahun kedepan,” imbuhnya.
Perlu diketahui, RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode 5 tahun yang memuat visi, misi, dan program Kepala Daerah terpilih.
Dokumen ini menjadi acuan dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahunan.
Pembahasan RPJMD ini diharapkan dapat memastikan pembangunan terencana, efisien, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
(Hr)


.












