Cakrawalanational.news-Sibabangun, Tim Unit Penegak Hukum Lintas (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tapanuli Tengah, merespon cepat kejadian laka lantas yang terjadi di Sibabangun dini hari, Sabtu (15/11/2025), akibat terlindas ban dump truk. Dari kejadian itu dua warga pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia dilokasi kejadian.
Kejadian ini terjadi di Jalan Raya, tepat di Persimpangan Rawan Genjer, Dusun 1 Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara. Laka lantas ini melibatkan dua kendaraan, yakni sebuah mobil dump truk dengan Nomor Polisi BB 8316 DC dan sebuah sepeda motor BB 6230MX.
Menurut informasi dari warga atau saksi mata kejadian inisial H (47), warga Sibabangun menjelaskan, kecelakaan ini terjadi ketika mobil dump truk yang dikendarai Edison Laoli (36), warga Subuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, kabupaten Tapanuli Tengah melaju dengan kecepatan tinggi, dan tiba-tiba hilang kendali, menabrak sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh dua orang warga. Pengendara Sepeda motor Atas Nama Sahrul Nasution (48), warga lingkungan I Kelurahan Lumut, Kecamatan Lumut Kabupaten Tapanuli Tengah berbonceng dengan Farhriansyah Nasution (20), yang merupakan anak kandung Sahrul. Kedua korban, tidak tertolong dan meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka-luka yang diderita.
Kasat Lantas Polres Tapteng, AKP Della Antomi, SH, melalui Kanit Unit Gakkum, Ipda N. Sihaan, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dan langsung merespon cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi korban yang dipimpin langsung oleh Kanit Gakkum Polres Tapteng.
“Saat ini, kami masih melakukan proses penyelidikan dan identifikasi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini,” kata Ipda N Sihaan.
“Saat ini Kedua korban telah dibawa ke rumah sakit setempat untuk dilakukan visum dan identifikasi lebih lanjut, setelah itu kedua korban kita kembalikan kepada keluarga untuk di semayamkan sebagai mana biasan,” ujar kanit Gakkum Polres Tapteng.
(Yasmend/CNN)


.












