Example 728x250.
BERITA  

Bupati Tapteng Berikan Penguatan Kepada Peserta di Acara Penutupan Profiling, Sebagai Wujud ASN Naik Kelas dan Berintegrasi

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Pandan, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH Gelar Acara Penutupan kegiatan Profiling ASN yang berlangsung di GOR Pandan, Jum’at (14/11/2025). Dimana Promosi Jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan Menerapkan Merit Sistem ASN.

Pada Acara Penutupan Kegiatan Profiling ASN ini. Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH dalam sambutannya menyampaikan bagaimana mewujudkan ASN Tapteng Naik Kelas bahwa ASN Naik Kelas adalah transformasi menyeluruh untuk mewujudkan Tapteng Naik Kelas. Menjadikan ASN Tapteng lebih profesional, berintegritas, dengan prinsip core value ASN BerAkhlak, standar kerja terukur, dan memanfaatkan teknologi. Birokrasi Modern yang melayani bukan dilayani, cepat, bersih, dan berdampak.

Bupati memaparkan, Penguatan Tata Kelola ASN menjadi kebutuhan utama untuk mewujudkan Tapteng Naik Kelas dan Adil Untuk Semua sehingga diperlukan penataan manajemen kerja ASN yang integratif, modern dan berbasis kinerja.

“Prinsip dasar dari pemerintahan adalah pelayanan maka dalam Undang-undang ASN kita disebut Aparatur Sipil Negara, tidak lagi disebut dengan sistem kepegawaian karena orientasi dunia hari ini adalah pengembangan ASN dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM),” kata Bupati.

Maju mundurnya sebuah daerah, itu tergantung kinerja Aparaturnya maka kita dalam penerapan Sistem Manajemen ASN, mulai dengan merit sistem. Kemarin itu (pelaksanaan Profiling ASN) bagian dari melihat potensi Bapak Ibu sekalian karena penempatan pengisian Jabatan itu basisnya adalah prestasi.

“Pengisian jabatan bukan karena dekat sama pejabatnya, bukan karena istilahnya itu orang dalam, hal nggak ada lagi. Saya ini, orang yang percaya bahwa sistem itu harus dibangun dengan transparan dan bisa diakses oleh semua orang. Open rekrutmen pengisian jabatan juga kita lakukan secara terbuka, berbasiskan nilai kompetensi maka semua orang punya kesempatan,” ungkap Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu.

Bupati Tapanuli Tengah mengharapkan Pemkab Tapanuli Tengah itu harus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, ASN yang profesional, dan bebas dari intervensi politik. “Saya nggak mau lagi itu ada faktor-faktor politik. Undang-undang melarang bapak ibu berpolitik praktis. Cukup Kepala Daerah, itu jabatan politik, bapak ibu ASN diharamkan atau dilarang oleh Undang-undang untuk ikut dalam kegiatan politik praktis,” ujarnya,

Acara Penutupan kegiatan Profiling ASN tahun 2025 ini berlangsung aman dan penuh penguatan yang baru dan turut hadir Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng Dra. Nurjajilah, para Staf Ahli Bupati dan para Asisten Setdakab Tapteng, para Pimpinan OPD Tapteng dan Camat se-Kabupaten Tapteng, serta para Peserta Profiling ASN di lingkungan Pemkab Tapteng.

(Yasmend/CNN)
Diskominfo Tapteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *