Cakrawalanational.news-Tanjungjabungbarat, sebanyak 40 siswa SMPN 44 Tanjung Jabung Barat, Jambi mendapatkan pelatihan penanganan kebakaran, meski di cuaca panas mereka sangat antusias tampak keseriusan dan raut ceria khasnya remaja terlihat. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi kebakaran hutan dan lahan pendidikan konservasi lingkungan hidup.
Giat ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan keseriusan perusahaan PT. Wirakarya Sakti dalam memberikan edukasi kepada generasi muda untuk menjadi lebih peduli terhadap lingkungan ujar Elfan Rizal selaku Humas PT. WKS Distrik 5.
Tabrani, selaku Kepala sekolah mengucapkan terimakasih kepada perusahaan PT.WKS atas kegiatan yang di jalankan di sekolah nya.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh pihak PT. ini merupakan salah terobosan baru dimana materi yang disampaikan sangat mudah di fahami oleh siswa kami juga ada kegiatan praktek memadamkan api serta penanaman pohon ini tentu menjadi pengalaman yang baik juga berkesan bagi sekolah kami. Semoga kegiatan dan hubungan ini berkelanjutan”, ujarnya.
Sementara disela kegiatan, Delvi Aulia salah satu dari siswa mengatakan kegiatan positif ini merupakan hiburan bagi mereka.
“kegiatan ini sangat positif juga ini menjadi hiburan bagi kami materinya menyenangkan juga disampaikan dengan cara yang informatif jadi kami sangat tertarik”, terangnya.
Disisi lain Tim RPK Distrik 5 PT WKS, Sedra Maulana menyampaikan ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan perusahaan dalam mendukung dan menciptakan generasi yang peduli terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan perusahaan kami dalam mendukung terciptanya generasi muda yang peduli terhadap lingkungan juga sadar begitu banyak dampak negatif yang di timbulkan bilamana terjadi kebakaran hutan dan rusaknya lingkungan hal ini tentu membutuhkan banyak pihak untuk mewujudkannya”, tandasnya.

Ditempat yang sama, Azmi Aziar selaku Manager Distrik 5 PT WKS menghimbau kepada masyarakat agar sama-sama peduli terhadap lingkungan, Karena resiko KARHUTLA masih menjadi ancaman serius bagi kita bersama.
“Sama-sama kita mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk sama-sama peduli mengingat masih ada potensi resiko ancaman KARHUTLA untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar serta mari sama sama kita mendukung dan menciptakan Jambi bebas asap di tahun 2025 tutupnya.
(Arf/CNN)


.












