Example 728x250.
BERITA  

Program SJSP Kini Masih Dirasakan Oleh Kelompok Tani di Kelurahan Lempek Baru, Dhomiri: Dengan Tomat Mampu Tanggulangi Kebutuhan Keluarga

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Luwuk, Program Satu Juta Satu Pekarangan (SJSP) yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai sejak periode pertama pemerintahan Ir. H. Amirudin Tamoreka, MM.AIFO dan Drs. H. Furqanuddin Masulili (ATFM), yang diharapkan mampu menjadi solusi dalam menjaga ketahanan pangan khususnya untuk perekonomian keluarga. Dan program tersebut hingga kini masih dirasakan manfaatnya oleh para kelompok tani yang berada di Kelurahan Lempek Baru.

Seperti yang dikatakan oleh Lurah Lempek Baru Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Dhomiri H. Kader, Kamis, (28/8/2025), dikatakannya bahwa diwilayahnya program Satu Juta Satu Pekarangan (SJSP) dari Pemerintah sejak periode pertama Pemerintahan ATFM kini masih tetap dirasakan oleh para kelompok tani yang ada di wilayahnya.Masyarakat yang sebelumnya adalah berprofesi sebagai tukang kayu tambah Dhomiri, kini ketika mereka merasakan betapa bernilainya kemudian bermanfaatnya hasil dari pemanfaatan lahan pekarangan dengan menanam tomat, sehingga mereka sejak empat tahun terakhir mengalihkan profesi dan aktif sebagai penanam tomat, kini mereka menanam tomat sebanyak enam ribu pohon yang sebentar lagi akan melakukan panen sekitar 1 ton, Jelas Dhomiri.

Lebih lanjut Dhomiri katakan, selain tomat sebagai komoditi unggulan yang ditanam oleh kelompok Minanga Tani, Kelompok lainya seperti kelompok tani Pitom dan kelompok tani lainya, rica/cabe juga mendapat perhatian yang sama untuk kemudian ditanam. Lurah Dhomiri menghimbau kepada masyarakatnya yang mempunyai lahan tidur, agar kiranya memanfaatkan lahan pekarangan, ini bukan soal visi misi Bupati Banggai H. Amiruddin, akan tetapi bagaimana kita membangun kesejahteraan, terutama ekonomi rumah tangga. Karena dengan harga jual mencapai 6 ribu hingga 8 ribu per kilo dengan jumlah panen sebanyak 1 ton, ini mampu menanggulangi ekonomi keluarga yang sifatnya mendesak.

Diakhir pembicaraan, Lurah Lempek Baru Moh. Dhomiri H. Kader, berharap kepada Pemerintah atau Dinas terkait agar kiranya jika ada bantuan berupa pupuk dan Hand Traktor, agar lebih memperhatikan para kelompok tani yang berada di Kelurahan Lempek Baru, karena para kelompok tani yang ada di Kelurahan Lempek Baru ini adalah yang paling eksis, pungkas Lurah Dhomiri.

(Muis/CNN)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *