Edi Nasapta: Kami akan pastikan perusahaan benar-benar menepati janji
Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memanggil pihak PT Samudra Berkah Bersama (SBB) dalam rapat dengar pendapat di DPRD Babel, yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Babel, Edi Nasapta, di Gedung DPRD Babel, Kamis (10/7/2025).
Pasalnya, pemanggilan ini terkait krisis air bersih di Desa Rajik, Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung yang diduga disebabkan oleh operasional tambak udang milik PT SBB. Akibatnya, warga Desa Rajik mengeluhkan kondisi air sumur mereka yang tercemar akibat operasional perusahaan.

Berkenaan dengan masalah itu, dalam rapat di Gedung DPRD Babel, warga meminta PT SBB bertanggung jawab atas pencemaran tersebut dan menyediakan air bersih bagi mereka.
Kendati demikian, pihak PT SBB menyatakan kesanggupan untuk menyediakan air bersih dan akan mulai menyalurkan bantuan harian sebelum fasilitas permanen dibangun. Targetnya, seluruh permintaan warga dipenuhi dalam waktu maksimal dua bulan.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Babel, Edi Nasapta menegaskan agar pihak perusahaan PT SBB yang bergerak di bidang tambak udang tersebut berkomitmen menepati janji demi menjaga hak masyarakat.

“Kami akan pastikan perusahaan benar-benar menepati janji. Kita butuh investasi, tapi juga harus menjaga hak masyarakat,” ujar Edi Nasapta, Wakil Ketua DPRD Babel.
Meski perizinan PT SBB sudah lengkap, DPRD menemukan beberapa hal yang perlu direvisi untuk memastikan hak-hak masyarakat terlindungi. Komisi III akan terus memantau pelaksanaan hasil rapat tersebut.
(Red/CNN)


.












