Cakrawalanational.news-Sungaiselan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Mehoa, melakukan reses masa sidang II tahun sidang I dengan mendengarkan aspirasi warga Sungai Selan di kecamatan Sungaiselan. Kegiatan ini digelar di Cafe Tepian Spice pada Sabtu (17/05).
Dalam kesempatan itu, Mehoa didampingi oleh Kasat Lantas Polres Bangka Tengah, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung. Mehoa menyampaikan bahwa reses ini bertujuan untuk mendengarkan aspirasi warga dan memperjuangkannya.

“Silahkan sampaikan apa saja kira-kira yang menjadi aspirasi bapak-ibu semua, dan nanti hasil dari reses ini akan kita perjuangkan,” ungkap Mehoa.
Warga Sungaiselan menyampaikan keluhan tentang alur sungai di Pelabuhan Sungaiselan yang mengalami kedangkalan dan Jalan Raya Sungaiselan-Pangkalpinang yang rusak akibat dilalui truk bongkar muat.
Mehoa menanggapi aspirasi warga dengan menyatakan bahwa kedangkalan alur sungai di Pelabuhan Sungaiselan akan dicatat dan diperjuangkan dalam reses.
“Dangkalnya alur sungai di Pelabuhan Sungaiselan apa betul bapak-ibu, Pak Kadus, bisa menghambat nelayan dan kapal-kapal ini dicatat karena ini akan diparipurnakan reses ini,” kata Mehoa.
Mehoa juga mengajak warga untuk menyampaikan kebutuhan infrastruktur jalan provinsi yang perlu ditangani. “Begitu juga dengan infrastruktur Jalan Provinsi kalau ada yang perlu ditangani itu sampaikan kepada kami ya,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Mehoa juga menyampaikan bahwa perekonomian Bangka Belitung saat ini sedang tidak baik-baik saja, namun masyarakat harus tetap optimis.

“Kita wajib optimis, mudah-mudahan kondisi ekonomi kita bisa segera pulih,” ujarnya.
Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Bangka Tengah, Lilis Ershi, juga mensosialisasikan pentingnya pengetahuan tentang lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Kabupaten Bangka Tengah.
“Pada kesempatan reses ini dirasa penting bagi kami dari pihak Polres Bangka Tengah untuk mensosialisasikan akan keselamatan berlalulintas, guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum kabupaten Bangka Tengah,” ucap Lilis. (Red)


.












