Example 728x250.

Didit Srigusjaya Sambut Kepulangan 74 Korban TPPO Myanmar, di Bandara Depati Amir

banner 120x600

Cakrawalanational News-Pangkalpinang, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya menyambut kepulangan 74 orang warga Babel korban TPPO Myanmar di Bandara Depati Amir. Momentum itu juga dihadiri Forkopimda Bangka Belitung, Dinsos PMD, Disnaker Babel, Disnaker Pangkalpinang, dan keluarga korban, Jum’at (21/03/25).

“Alhamdulillah, Allah telah memberikan kemudahan dan campur tangannya lah anak-anak kita bisa pulang ke Bangka Belitung,” kata Didit Srigusjaya dalam sambutannya.

Apapun cara kalian, mau legal atau ilegal, Didit yakin tujuannya adalah mencari uang dan berupaya mengangkat derajat keluarga.

Didit juga berharap kejadian ini menjadi yang pertama dan terakhir bagi mereka.

“Jangan mudah tertipu atas iming-iming gaji yang besar. Dan untuk orang tua jangan berkecil hati, jangan salahkan mereka. Tentu anak-anak kita ini ingin mengangkat derajat keluarga, karena di tempat kampung halaman anak-anak ini sendiri tidak mampu memberikan pekerjaan kepada mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Didit mengatakan bahwa pemerintah daerah (Pemda) harus peduli dan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi warga Bangka Belitung.

“Tentu Pemda juga harus peduli, menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas, Balai Latihan Kerja (BLK) lebih difungsikan kembali agar dapat melatih warga kita yang mau bekerja di luar negeri,” kata Didit.

Sementara itu, Pj Sekda Bangka Belitung, Fery Afriyanto, mengatakan Pemprov akan berupaya berkoordinasi untuk membuka peluang dan lapangan pekerjaan bagi warga Babel.

“Kami berupaya untuk hal itu, tolong jadikan semua ini pelajaran, kedepannya, kita juga berupaya mempermudah akses bagi teman-teman untuk bekerja di luar negeri dengan syarat mematuhi prosedural yang ada,” imbuh Fery.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Imigrasi Babel, Qriz Pratama, juga berpesan agar korban TPPO yang sudah kembali dapat menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran.

“Rekan-rekan harus bersyukur sudah pulang ke Bangka Belitung. Kedepan diharapkan rekan-rekan yang ingin bekerja di luar negeri itu harus mengikut prosedur yang ada, persyaratan-persyaratan yang ada, mulai dari pembuatan paspor, hingga perusahaan yang akan ditempati atau tempat bekerja,” tandas Qriz. (Rd/CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *