Example 728x250.
DAERAH  

Usai Jadi Sorotan, Ini Tanggapan Dirut RSUD SIM Nagan Raya

banner 120x600

Cakrawalanational News-Nagan Raya, Di lansir dari pemberitaan dari beberapa media sangat disesalkan yang dimuat di salah satu media di Banda Aceh, terkait pemberitaan Ketua Serikat Aksi Perduli Aceh (SAPA) Fauzan Adami dengan tegas mendesak pemerintah untuk segera melalukan audit menyeluruh terhadap Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Iskandar Muda (RSUD SIM) Nagan Raya.

Dampak hal tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya menjadi sorotan setelah Ketua Serikat Aksi Perduli Aceh (SAPA) Fauzan Adami mendesak pemerintah untuk melakukan audit menyeluruh terhadap RSUD SIM. Fauzan mengatakan bahwa banyak persoalan yang terjadi di rumah sakit tersebut, seperti fasilitas yang tidak memadai dan ketersediaan obat yang terbatas.

Jika memang seperti isu yang beredar, banyak persoalan yang terus terjadi di rumah sakit tersebut, mulai dari fasilitas yang tidak memadai hingga pasien yang harus membeli obat di luar karena ketersediaan obat di rumah sakit yang sangat terbatas. Ini tidak bisa dibiarkan, perlu ada audit untuk memastikan apakah ada dugaan penyelewengan anggaran atau memang manajemennya yang bermasalah,” ujar Fauzan kepada media ini, Jumat (7/3/2025) kemarin.

Terpisah, saat tim awak media Cakrawalanational News perwakilan Aceh menghubungi Dr.Dedi Direktur RSUD SIM melalui telepon seluler WhatsApp mengutarakan bahwa kami pelayan kesehatan RSUD SIM hanya manusia biasa dan pihak rumah sakit telah melakukan audit menyeluruh setiap tahunnya dan saat ini sedang dalam proses audit oleh Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Dr. Dedi juga mengharapkan dukungan dan solusi dari masyarakat untuk membenahi pelayanan di RSUD SIM.

” Semestinya awak media dan SAPA mari sama sama atau memberikan solusi yang terbaik demi kesehatan masyarakat umum dan khususnya masyarakat kabupaten Nagan Raya, terkait tudingan atas buruknya pelayanan di RSUD SIM, kami segenap manajemen tidak membantah, akan tetapi mari berikan masukan yang objektif sifatnya membangun demi pembenahan pelayanan khususnya di lingkup pelayanan rumah sakit, sehingga kami tau dimana yang harus kami benahi dan perbaiki. Karena kami tidak bisa memuaskan ribuan pasien yang berobat untuk mendapatkan pelayanan yang prima dan nyaman, karena kepuasan itu fleksibel tergantung dari apa yang dilihat dan dirasakan. Selebihnya biar masyarakat yang memberi nilai”, Dr Dedi dari ujung seluler miliknya.

“Akan tetapi, lanjutnya, pelayanan yang kami lakukan sudah sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) yang ada dirumah sakit dan berlaku untuk seluruh rumah sakit yang ada di indonesia, bukan Nagan Raya saja. Terkait fasilitas yang kurang layak, kami mengharapkan bantuan dari Pemda baik Eksekutif dan Legislatif untuk lebih memperhatikan dan mensupport pembenahan fasilitas ruangan di rumah sakit, karena kami minim anggaran dan terbatas, sementara kami fokus untuk efisiensi hutang tahun berjalan dan pemenuhan hak-hak pasien (seperti obat dan lainnya)”, tambah Dirut Sultan Iskandar Muda ini.

Ia juga menambahkan, dengan pernyataan Fauzan Adami secara tegas mendesak pemerintah untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap RSUD SIM Nagan Raya, pihak Rumah Sakit setiap tahunnya telah dilakukan audit menyeluruh dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan sekarang masih dalam audit dan tim BPK sudah turun ke rumah sakit.

Tentunya masyarakat Kabupaten Nagan Raya berharap bahwa RSUD SIM dapat menjadi rumah sakit yang lebih baik dan dapat memberikan pelayanan yang prima dan nyaman bagi masyarakat.

” Kami dari pihak Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda, mengharapkan kepada semua pihak khususnya masyarakat Kabupaten Nagan Raya, mari kita sama sama mendukung dan memberikan solusi yang baik sebagai masukan yang terbaik demi Rumah Sakit kebanggan kita di Kabupaten Nagan Raya ini”, pungkasnya.

(Wartawan Aceh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *