Example 728x250.

Baru Saja Lebih-kurang Dua Tahun Dibangun, Proyek Jalan Nasional Jembatan Melawi 2 Sungai Raya Natai Panjang Rusak?

banner 120x600

Cakrawalanational News-Melawi, Baru saja dua tahun dibangun Proyek Jalan Nasional Jembatan Melawi 2 Sungai Raya Natai Panjang, Pinoh Utara Melawi, Kalimantan Barat yang memakan biaya puluhan miliar rupiah itu telah rusak. Akibatnya, Publik resah berharap Presiden Republik Indonesia segera memerintahkan KPK untuk mengaudit proyek peningkatan Jalan yang rusak tersebut.

Pasalnya, bermula adanya keluhan warga yang melintasi jalan Pinoh Utara, Awak Media ini pun langsung mengecek ke absahan informasi tersebut, Jumat (17/1/2025).

Pasa saat di tempat kegiatan pekerjaan ternyata Awak media melihat langsung bahwa jalan tersebut memang benar, belum lama dikerjakan dan sudah beberapa titik rusak.

Saat diwawancara salah satu warga masyarakat Pinoh Utara, Hendra menerangkan bahwa belum sampai dua tahun selesai masa pemeliharaan pengerjaan tersebut sudah rusak kurang lebih belasan titik aspal yang tenggelam, retak dan pecah.

“Sangat disayangkan Bang anggaran yang sangat besar digunakan untuk peningkatan jalan Jembatan Melawi Dua, Sungai Raya-Natai Panjang ini, secepat itu rusaknya. Nampaknya memang kurang kualitasnya bang, kalau kualitas bahan dan pengerjaannya bagus nggak mungkin secepat itu rusak. Karena kami melihat juga aspalnya juga tipis dan batunya juga banyak menggunakan batu sungai, mungkin itulah penyebabnya bang,” ujar Hendra.

Ditambahkannya, kalau tidak semudah itu dapat mengusulkan pembangunan proyek tersebut, kendati masyarakat telah lama menunggu dibangunnya jalan aspal seperti ini. Yakni, sejak berdirinya Pinoh Utara menjadi kecamatan sendiri, hingga sekarang barulah diperhatikan oleh pemerintah Pusat.

“Sebelum masa waktu pemeliharaan habis jalan ini sudah lama rusak seperti itu, tapi tidak diperbaiki mereka bang,” ujarnya.

Oleh karenanya Ia berharap, agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) turun gunung untuk memeriksa proyek peningkatan pembangunan jalan tersebut, karena terindikasi ada persekongkolan korupsi antara pihak Kontraktor Pelaksana, Pengawas dan Instansi terkait, sehingga bisa lolos dalam pemeriksaan akhir pencairan.

Adapun Konstruksi Peningkatan Jalan Jembatan Melawi 2 – Sungai Raya – Natai Panjang, Nomor Kontrak: 17/PKS/HK 02.01/Bb.20.01/BB.20.6.3/2023, Tanggal Kontrak: 14 Agustus 2023, Sumber Dana APBN TA. 2023: Rp. 39.639.750.000,- Masa Pelaksanaan: 147 Hari Kalender, Masa Pemeliharaan: 365 Hari Kalender, Konsultan PT Bahana Citra Khatulistiwa dan PT Transka Drama Konsultan, Penyedia Jasa PT Eriamakmur.

Terhitung sejak Tanggal Kontrak 14 Agustus 2023 dan masa pelaksanaan 147 hari ditambah masa Pemilihanan 365 hari kalender (502 H Kalender) hingga saat berita ini terbit, artinya kegiatan peningkatan jalan ini jelas terakhir di tanggal, 28 Desember 2024 masa pemeliharaannya.

Hal ini sangatlah disayangkan, karena kegiatan yang dikerjakan perusahaan pelaksana terkesan asal-asalan tanpa melihat kualitas dan kuantitas kegiatan. Sehingga wajar saja, baru dikerjakan satu tahun lebih sudah banyak rusak dan berlobang.

Sampai pemberitaan ini ditayangkan, awak media berupaya menghubungi perusahaan pelaksanaan kegiatan dan instansi terkait namun belum diketahui dan tersambung.

(Rdf/Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *