Example 728x250.

Tiga Oknum Preman Desa Nyelanding, Keroyok ‘M’ Sampai Tersungkur Pingsan

banner 120x600

CNN-Airgegas, Naas benar, nasib seorang Pria warga Desa Nyelanding Kecamatan Airgegas Bangka Selatan (Basel) berinisial M (27 tahun). Pasalnya, Ia menjadi korban penganiayaan dari 3 orang oknum Preman Desa Nyelanding. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian kepala, karena diduga hantaman pukulan keras hingga pingsan.

Peristiwa naas itu terjadi di Desa Nyelanding, sabtu (21/12/24 ) dini hari. Bermula, saat Korban yang tidak tahu-menahu permasalahan temannya dengan preman tersebut. Ketika malam itu, Korban bersama temannya hendak ke tempat kejadian. Namun, saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), meski korban masih berada di atas motor, tiba-tiba ada salah satu preman memukul dari belakang kepala dengan keras, korban pun tersungkur dan pingsan.

“Saya tidak tau apa-apa, niat saya datang ke lokasi kejadian hanya untuk melerai perkelahian itu, tiba-tiba dari belakang pelaku langsung memukul kepalaku dengan keras, saking keras pukulan itu, membuatku pingsan, pas aku sadar, pelaku tidak ada lagi di lokasi kejadian”, kata Korban. Penganiayaan warga Desa Nyelanding (M), saat dijumpai Media di Kantor Kepolisian Resort (Polres) Bangka Selatan (Basel), senin, 24 Desember 2024.

Setelah insiden itu Korban M, langsung Pulang kerumah. Lalu besok paginya korban ke Puskesmas Airgegas untuk dilakukan pertolongan, dan memvisum luka akibat kena pukulan. Sedangkan, hasil visum diserahkan ke Polsek Airgegas sembari korban bersama keluarganya melaporkan pelaku ke Polsek Airgegas, senin (24/12/24).

“Saya bersama kawan saya, E melaporkan pelaku pemukulan yang bernama PT alias Samuel ke Polsek Airgegas, setelah proses pemeriksaan laporan dibuat, pelaku langsung ditangkap”, ujar M.

Sampai berita ini diturunkan, Korban M masih diperiksa sebagai saksi dan sekaligus korban pengeroyokan, untuk membuat surat laporan ke Polsek Airgegas Kecamatan Airgegas Kabupaten Basel.

(IS/CNN*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *