Example 728x250.

Kades Batu Horing Tapsel Klarifikasi Penanganan Bencana, Tegaskan Bantuan Disalurkan Bertahap

banner 120x600

Cakrawlanational.newsTapsel, Kepala Desa Batu Horing, Kecamatan Batang Toru, D Pandiangan menyampaikan klarifikasi sekaligus bantahan atas pemberitaan yang menuding dirinya tidak responsif dalam menangani warga terdampak banjir dan longsor.

Dalam keterangannya kepada kru Cakrawalanational.news, Rabu (18/3/2026), Kepala Desa D Pandiangan menegaskan bahwa pemerintah desa sejak awal telah melakukan langkah-langkah penanganan, mulai dari pendataan korban hingga penyaluran bantuan yang dilakukan secara bertahap dan berbasis verifikasi lapangan.

“Tudingan bahwa pemerintah desa tidak responsif tidak sepenuhnya benar. Kami bekerja berdasarkan data dan mekanisme yang ada agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah desa Desa Batu Horing, jumlah warga yang masuk kategori korban tercatat sebanyak 190 orang. Dari jumlah tersebut, 76 orang telah ditetapkan sebagai penerima bantuan, dengan rincian 35 orang telah menerima bantuan, sementara 41 lainnya saat ini tengah dalam proses pencairan tahap lanjutan.

Sementara itu, 114 warga lainnya tercatat sebagai terdampak, namun belum masuk dalam daftar penerima bantuan. Pemerintah desa memastikan bahwa proses pendataan masih terbuka, khususnya bagi warga yang mengalami kerugian, termasuk pada sektor usaha, untuk diajukan dan diverifikasi lebih lanjut.

“Kami tetap membuka ruang bagi masyarakat yang merasa belum terakomodasi untuk mengajukan pendataan ulang. Semua akan diproses sesuai ketentuan,” tegasnya.

Selain penanganan bantuan sosial, pemerintah desa juga telah mengajukan usulan perbaikan infrastruktur, terutama akses jalan yang terdampak bencana, kepada pihak kecamatan guna mendukung percepatan pemulihan aktivitas masyarakat.

Kepala Desa menambahkan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi lintas sektor serta membuka ruang komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kami terbuka terhadap masukan dan terus berkoordinasi agar penanganan berjalan optimal,” tambahnya.

Menanggapi pemberitaan yang berkembang, ia juga mengingatkan pentingnya prinsip konfirmasi dan keberimbangan dalam kerja jurnalistik.

“Kami menghargai peran media sebagai kontrol sosial, namun kami berharap setiap informasi yang disampaikan kepada publik telah melalui proses konfirmasi agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru,” ujarnya.

Dari tingkat kewilayahan, Kepala Dusun VI Baringin, Desa Batu Horing, Sadarman Laoli, yang turut menjadi korban terdampak longsor, memberikan keterangan yang memperkuat penjelasan pemerintah desa.

Ia mengungkapkan bahwa rumah dan harta bendanya ikut tertimbun material longsor. Kendati demikian, ia memastikan bahwa proses penyaluran bantuan kepada masyarakat tetap berlangsung sejak awal bencana.

“Penyaluran bantuan, baik Dana Tunggu Hunian (DTH) maupun Jaminan Dukungan Pemerintah (Jadup), sudah berjalan. Namun memang dilakukan secara bertahap sehingga belum seluruh warga menerima secara bersamaan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon kru Cakrawalanational.news.

Dengan adanya klarifikasi ini, pemerintah desa berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh, akurat, dan berimbang. Di sisi lain, upaya penanganan pascabencana di Desa Batu Horing ditegaskan tetap berjalan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan. (Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *