Kades Hendra: Simpangkatis adalah ibukota Kecamatan, tapi jalannya berlubang seperti ini. Apalagi minimnya lampu jalan saat malam hari sehingga gelap tidak ada penerangan
Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Lantaran rute Jalan Raya Sungaiselan-Pangkalpinang merupakan tanggungjawab Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yakni PUPR Babel. Saat ini masyarakat Bangka Tengah (Bateng) menunggu aksi dinas terkait untuk secepatnya melakukan perbaikan pemeliharaan jalan.
Pasalnya, pembangunan jalan yang baru saja beberapa tahun dibangun, kembali menjadi sorotan publik karena kondisinya yang memprihatinkan. Lubang-lubang dengan kedalaman 5-10 cm dan lebar menganga dengan diameter 50 cm hingga 1 meter menghiasi jalan mulai Desa Simpangkatis hingga Desa Terak, membuat pengendara harus lebih waspada saat melintas.

Sementara, menurut Kades Simpangkatis Bangka Tengah, Hendra Gunawan bahwa Desa Simpangkatis adalah tempat rawan kecelakaan karena jalan yang lurus dan adanya beberapa titik jalan berlubang disertai minimnya lampu jalan.
“Simpangkatis adalah ibukota Kecamatan, tapi jalannya berlubang seperti ini. Apalagi minimnya lampu jalan saat malam hari sehingga gelap tidak ada penerangan, jadi wajar kerap terjadinya kecelakaan”, katanya.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang buruk ini berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti yang terjadi pada pelajar di Jakarta beberapa hari lalu.
“Saya khawatir akan terjadi kecelakaan di sini seperti yang terjadi Pelajar di Jakarta beberapa hari yang lalu,” katanya.

Berdasarkan pantauan wartawan, salah satu lubang yang menganga itu terletak tepat di depan Puskesmas Simpangkatis dan Desa Teru, maka Wartawan juga mencoba menghubungi Kepala Desa Teru, Sholihin, melalui telepon WhatsApp namun nada ‘memanggil’ tak ada respon.
Tak sampai disitu Wartawan juga menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jantani tepat pukul 7.55, Sabtu (14/2/2026) kendati nada ‘berdering’ tetap tak ada jawaban.
Disisi lain, masyarakat masih menunggu realisasi perbaikan pemeliharaan jalan tersebut.
“Kami ingin melihat aksi, bukan hanya janji. Pemerintah harus bertanggung jawab atas kondisi jalan yang buruk ini,” kata seorang warga.
Terlepas dari itu Jalan Raya Sungaiselan-Pangkalpinang merupakan salah satu jalan utama di Bangka Tengah untuk ekspedisi muatan kapal laut (EMKL) lintas dari Pelabuhan Sungaiselan ke Pangkalpinang. Oleh karenanya, pemerintah harus segera melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan meningkatkan keselamatan masyarakat.
(Hr/CNN)


.












