Example 728x250.

Musrenbang Bangka Selatan 2027 Fokus Green dan Blue Economy untuk Lepar Pongok dan Simpang Rimba

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Toboali, Bangka Selatan – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus mematangkan arah pembangunan daerah dengan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Simpang Rimba dan Kecamatan Lepar. Kegiatan yang dilaksanakan melalui pertemuan tatap muka dan daring (12/02/2026) ini menjadi forum penting untuk menghimpun dan menyelaraskan usulan program prioritas dari berbagai elemen masyarakat.

Musrenbang yang dipusatkan di Studio Perencanaan Pulau Kelapan, Kantor Bappelitbangda Bangka Selatan, dipimpin langsung oleh Kepala Bappelitbangda Bangka Selatan, Ari Sutanto. Tema penguatan green economy dan blue economy menjadi fokus utama dalam Musrenbang kali ini. Tema ini menekankan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan menjaga kelestarian lingkungan dan mengoptimalkan potensi kelautan serta pesisir.

Ari Sutanto menekankan pentingnya pengelolaan potensi kelautan, perikanan, dan pariwisata bahari di wilayah kepulauan seperti Lepar Pongok secara terpadu. Ia juga menyoroti perlunya menerjemahkan pendekatan green economy dan blue economy ke dalam program nyata, termasuk rehabilitasi mangrove, pengendalian abrasi, peningkatan nilai tambah hasil perikanan, dan penguatan UMKM berbasis sumber daya lokal.

Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan Dapil III, H. Kamaruddin, menambahkan bahwa wilayah kepulauan memerlukan perhatian khusus pada konektivitas dan pelayanan publik, termasuk fasilitas pendidikan, sarana kesehatan, dan infrastruktur penunjang.

Sementara itu, untuk Kecamatan Simpang Rimba, Pemkab Bangka Selatan berkomitmen mendorong pemerataan pembangunan melalui penguatan infrastruktur dasar dan perluasan akses pendanaan lintas sumber. Ari Sutanto menegaskan perlunya sinergi lintas sumber pendanaan, termasuk APBN, untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah dan mempercepat pembangunan infrastruktur.

Anggota DPRD setempat, Hendri dan Yovi, juga menekankan bahwa pembangunan fisik, terutama akses jalan, menjadi prioritas utama untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Simpang Rimba.

Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menegaskan komitmennya untuk membangun daerah secara partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan demi manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Simpang Rimba, Kecamatan Lepar, serta Bangka Selatan secara keseluruhan.

(Ias)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *