Example 728x250.

Pemprov Babel Perkuat Komitmen Perangi Narkoba, Usul Rumah Sakit Rehabilitasi

banner 120x600

Gubernur Hidayat: Narkoba adalah musuh besar negara

Cakrawalanational.news-Jakarta, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dalam audiensi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Suyudi Ario Seto, di Jakarta, Selasa (27/1/2026), sembari Gubernur Hidayat memaparkan kondisi terkini peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Babel.

Gubernur mengusulkan pendirian rumah sakit khusus rehabilitasi narkoba di Bumi Serumpun Sebalai sebagai langkah strategis dan berorientasi kemanusiaan.

“Semoga rencana pengalihan gedung ini dapat disetujui DPRD, sehingga kita bisa bersama-sama merealisasikan rumah sakit rehabilitasi narkoba di Bangka Belitung,” ujar Gubernur.

Dikatakannya, keberadaan rumah sakit rehabilitasi tersebut bukan hanya sebagai fasilitas kesehatan, tetapi juga sebagai ikon kemanusiaan dan wujud nyata kehadiran negara dalam memulihkan generasi bangsa dari jerat narkoba.

“Narkoba adalah musuh besar negara. Ini bukan lagi soal kepedulian, tetapi kewajiban kita bersama untuk bangsa dan negara. Pemerintah daerah akan berusaha maksimal,” tegasnya.

Senada dikatakan PJ Sekda Babel, Fery Afriyanto bahwa dukungan konkret terhadap upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) juga diperkuat melalui Surat Edaran Gubernur kepada seluruh Bupati dan Walikota se-Babel.

Pj Sekda Babel, menjelaskan bahwa melalui tim terpadu P4GN, pemerintah kabupaten/kota didorong untuk mengoptimalkan penganggaran dan perencanaan program.

Sementara Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menyambut positif gagasan dan komitmen yang disampaikan Gubernur Hidayat Arsani.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur atas berbagai inisiatif dan perhatian serius terhadap penanganan narkoba di Bangka Belitung. Ini sangat mendukung tugas BNN dalam memberantas dan memulihkan para pengguna,” ungkapnya.

Suyudi juga menyoroti posisi strategis Bangka Belitung sebagai jalur lintas Sumatera, Jawa, dan Kalimantan yang kerap dimanfaatkan jaringan sindikat narkoba. “Ini ancaman nyata. BNN juga telah melakukan penangkapan terhadap beberapa jaringan sindikat narkoba tersebut,” jelasnya.

(Pr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *