Example 728x250.

Disinyalir KHL Dicaplok Pejabat Negara, Plt Kadis LHK Terkesan ‘Lempar Bola’

banner 120x600

Tanaim: Kalau memang aturannya salah dan harus dibongkar, kita siap melakukan itu

Cakrawalanational.news-Sungailiat, Bangka, kawasan hutan lindung (KHL) di Teluk Uber, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka disinyalir dicaplok oleh pejabat negara, anggota DPR RI dari partai PDI Perjuangan, Rudianto Chen. Modus yang digunakan adalah dengan memagar wilayah tersebut seakan-akan merupakan hak milik pribadi.

Masyarakat setempat menginformasikan bahwa wilayah tersebut sebenarnya masuk kawasan lindung, namun telah dikuasai oleh Rudianto Chen.

Menanggapi hal itu, Wartawan mencoba mengkonfirmasi kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Bangka-Belitung (Babel) Plt Kadis LHK, Bambang Trisula melalui telepon WhatsApp namun tak ada jawaban meski sudah berulang kali dihubungi.

Namun jawaban yang diterima adalah ‘tidak tahu’ dari Bambang Trisula, yang terkesan ‘lempar bola’ dan diarahkan untuk menghubungi Tanaim, Petugas KPHP Sigambir Kotawaringin.

“Kalau memang aturannya salah dan harus dibongkar, kita siap melakukan itu,” kata Kepala UPTD KPHP Tanaim, saat wartawan bertandang ke Kantor UPTD KPHP Sigambir Kotawaringin Unit IV di Sungailiat Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa (27/1/2026).

Ia menyatakan telah menurunkan tim ke lapangan untuk investigasi perihal masalah status lahan tersebut.

Tanaim menjelaskan, bahwa pada tahun 1997, status lahan itu adalah hutan lindung (HL) Bukit Rebo, namun berubah menjadi lahan APL (Areal Penggunaan Lain) pada 2012. Cakupan wilayah itu mulai dari Air Anyar, Puritriagung, dan Tikus Emas. Pada 2012, ada indikasi beberapa puluhan sertifikat yang terbit.

“2012 itulah kemungkinan ada puluhan sertifikat yang terbit,” ungkapnya. Namun, pada 2021 status lahan itu berubah kembali ke kawasan hutan lindung (KHL).

Wartawan juga meminta klarifikasi dari Anggota DPR RI, Rudianto Chen, namun belum ada respons. Berita ini akan diperbarui jika ada respons dari Rudianto Chen. Media berkomitmen untuk menyajikan berita yang berimbang dan objektif, dan akan terus memantau perkembangan kasus ini. (Hr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *