Cakrawalanational.news-Jakarta, Sejarah berdirinya Pemuda Panca Marga (PPM) lahir dari keputusan Kongres IV Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tahun 1978. Hal itu sebagai wadah putra-putri Veteran RI, resmi dideklarasikan pada 22 Januari 1981, dan dikukuhkan melalui Keppres No. 25 tahun 1980. Artinya, tujuannya adalah untuk melestarikan semangat juang 45 dan berkontribusi dalam pembangunan nasional sebagai anak organisasi LVRI.
Latar Belakang Sejarah adalah
Inisiatif Veteran, dimana para veteran pejuang kemerdekaan menyadari perlunya wadah untuk putra-putri mereka agar nilai-nilai perjuangan tetap hidup di generasi muda.
Ketua Umum Dewan Pimpinan PusatĀ Corruption Investigation Committee (DPP CIC), Raden Bambang, S.S yang juga anak seorang TNI menegaskan, sejarah Pemuda Panca Marga (PPM) memiliki perjalanan yang cukup panjang. Pembentukan Pemuda Panca Marga juga berkaitan erat dengan perjuangan bangsa Indonesia.
“Menurut catatan historis, organisasi ini lahir dari semangat untuk melestarikan nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme serta nasionalisme,” papar R.Bambang.S.S, Selasa (20/1/2026) kepada wartawan di Jakarta.
Bambang menambahkan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur tersebut, PPM diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda. Terutama untuk terus berjuang demi masa depan Indonesia yang lebih baik, yang kini memasuki usia berdirinya sudah 45 tahun.
Pada dasarnya, PPM tercetus dari gagasan untuk membentuk sebuah organisasi yang mampu menaungi putra-putri veteran Indonesia. Dengan harapan, menyatukan generasi muda dalam satu wadah yang solid.

Prosesnya tentu saja tidak instan. Awalnya, sebelum pembentukan resmi, sejumlah inisiatif terlebih dahulu muncul diberbagai penjuru daerah. Sebut saja KAVRI (Kesatuan Anak-Anak Veteran RI) di Sumatera Utara dan P3M (Persatuan Pemuda Panca Marga) di Bali (1971).
Dua tahun kemudian, Legiun Veteran RI dalam Kongres III mulai menaruh perhatian pada sejumlah inisiatif ini. LVRI pun tergerak untuk membahas secara serius terkait pembinaan sekaligus pendayagunaan potensi putra-putri veteran.
Ketua Umum DPP CIC ini mengatakan, setelah memasuki tahun 1978, Kongres IV Legiun Veteran RI digelar. Terdapat banyak putusan yang kala itu menjadi pusat perhatian. Salah satunya, kebijakan mencantumkan PPM sebagai anak organisasi di bawah naungan LVRI.
“Kedudukannya semakin kuat pasca Keputusan Presiden No. 25 resmi keluar pada 1980. Di dalamnya mengatur secara detail mengenai ketetapan bahwa PPM adalah anak organisasi LVRI. Sehingga program maupun hak-haknya lebih terperinci,” ungkapnya.
Lebih jauh dikatakannya, kehadiran PPM secara nasional dan tujuannya setelah melewati sejarah cukup panjang, tahun 1981, Pemuda Panca Marga akhirnya terbentuk secara nasional. Deklarasinya ditandai dengan rapat kerja resmi di kalangan para eksponen putra-putri veteran.
Rakernas di bawah pimpinan TUA Bidang Generasi Muda Letkol Dr. Soedarso itu menghasilkan beberapa poin penting. Salah satunya melantik Pimpinan Pusat PPM Sementara serta mengencangkan wacana pendirian markas di seluruh Indonesia.
Ia juga mengatakan, melestarikan nilai-nilai Panca Marga adalah tugas pertama, yaitu secara sederhana, nilai-nilai Panca Marga dulunya merupakan kode etik para veteran yang berjuang meraih kemerdekaan. Ini selaras dengan Pancasila yakni:
1.Ketuhanan Yang Maha Esa
2.Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3.Persatuan Indonesia
4.Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5.Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Pentolan lembaga pemberantas korupsi ini menilai, sesuai sejarah peran Pemuda Panca Marga juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan aspirasi. Ini adalah tempat terbaik bagi mereka untuk menyalurkan ide-ide kreatif dan inovatif.
Apalagi kini dipimpin seorang Ketua Umum yang bijaksana dan arif kepada seluruh jajaran anggotanya. Adapun sosok Ketua Umum itu adalah Berto Izaak Doko, S.H., cucu Pahlawan Nasional asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Izaak Huru Doko.
“Saya mengapresiasi dan sangat berterima kasih kepada Bung Berto telah memimpin PPM,dimana sudah berjuang meluangkan waktunya untuk mendukung serta membesarkan PPM di seluruh wilayah indonesia. Sekali lagi selamat Dirgahayu PP PPM yang Ke-45 tahun semoga PPM menjadi Pilar negara serta pemersatu kesatuan anak bangsa dan NKRI,” pungkas R. Bambang, SS Ketua Umum DPP CIC. (Red)


.












