Example 728x250.

THM Disinyalir Bisnis Narkoba, Pemkab dan Polres Asahan ‘Tutup Mata’?

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Asahan, Maraknya peredaran narkoba di tempat hiburan malam (THM) lagi-lagi menjadi sorotan masyarakat Asahan dan publik. Bahkan mirisnya pihak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan dan Kepolisan Resort (Polres) Asahan, Sumatera Utara (Sumut) terkesan tutup mata.

Padahal beberapa kasus sebelumnya telah terungkap, seperti penangkapan pelaku bandar narkoba di beberapa lokasi tempat hiburan malam (THM) di Asahan. Namun sayangnya hingga kini puluhan tempat hiburan malam masih bebas beroperasi meski tanpa izin, Rabu (7/01/2026).

Menurut informasi dari beberapa narasumber dan pantauan awak Media Cakrawalanational.news di beberapa titik tempat hiburan malam, tampak para muda-mudi yang masih berusia dibawa umur menikmati malam dengan minuman arak bali dan disinyalir menggunakan narkoba.

“Kondisi Asahan saat ini sangat memperihatinkan, THM yang menjadi tempat maksiat diduga menjadi markas sarang BD narkoba. Baru baru ini juga beredar informasi akan adanya keributan antara para BD Narkoba dengan pengusaha THM, apa lagi masalahnya kalau bukan masalah bendera-bendera para BD”, ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Sembari Ia menambahkan, kalau kondisinya seperti ini, bagaimana mungkin visi-misi Bupati yang katanya Religius tercipta. Sementara Pemkab dan Aparat penegak hukumnya terkesan takut dan ‘tutup mata’.

Oleh karenanya Ia menilai, Pemkab Asahan dan aparat penegak hukum di Asahan lemah, apalagi diketahui sebelumnya tempat hiburan Kasih Karaoke pernah disegel oleh Polda Sumut lantaran diduga kasus bandar narkoba.

Kendati demikian, kini terlihat sudah aktif kembali dan menurut informasi sekarang di beckup oleh salah satu oknum Aktivis berinisial AC. Bahkan surat perintah penutupan THM dari Polda pun tak diindahkan oleh mereka, terang seorang tokoh masyarakat Asahan tersebut.

Sementara itu, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan WhatsApp pada 28 Desember 2025, Kapolres menjawab akan dilakukan penyelidikan

“Terimakasih infonya, akan kami lakukan penyelidikan”, jawab kapolres Asahan singkat.

(HS/CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *