PPK Enggan Temui Wartawan
Cakrawalanational.news-Luwuk, Pembangunan pekerjaan pagar Sekolah Dasar Negeri 4 Luwuk Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, menuai perbincangan sejumlah kalangan. Pasalnya, pekerjaan pagar tersebut dikerjakan tidak sesuai dengan gambar.
Proyek yang berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai tahun 2025, melalui program Pengelolaan Pendidikan, dengan Sub Kegiatan Pembangunan Sarana, Prasarana dan Utilitas Sekolah yang dikerjakan oleh CV. Manunggal, dan nomor kontrak PK-BGI/Disdikbud-58739854.5/2025, dengan nilai kontrak Rp. 198.000.000. Dikerjakan tidak sesuai dengan gambar.
Terkait dengan hal tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Firmansyah Yusuf, S.Agr, yang dihubungi via WhatsApp pada 14 November 2025 berjanji akan menemui wartawan Media Cakrawalanational.news untuk kemudian melakukan klarifikasi resmi terkait teknis pekerjaan, namun hingga berita ini ditayangkan, Ia enggan untuk bertemu.
Seperti diketahui, pekerjaan pagar SD Negeri 4 Luwuk dikerjakan tanpa ada galian pondasi, yakni pembangunan pagar tersebut dikerjakan dengan berdiri diatas pondasi pagar lama dalam arti “berdiri diatas pondasi lama.” Padahal pekerjaan yang bersumber dana dari APBD-DAU serta diawasi oleh konsultan CV. If Engineering Consultant, dengan jelas terlihat dalam gambar ada galian pondasi.
Salah seorang pekerja yang bekerja sejak awal berdirinya Pagar saat dikonfirmasi mengatakan, “iya memang tidak ada galian pondasi, pekerjaan pagar ini berdiri diatas pondasi lama,” ucapnya.
Sementara itu staf pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Peralatan dan Pengujian Mutu (workshop) saat ditemui dikantornya yang terletak di Kelurahan Kilongan, Rabu (26/11/2025), mengatakan bahwa CV. Manunggal dengan pekerjaan pagar di SD Negeri 4 Luwuk, belum ada permohonan untuk diuji di laboratorium terkait kuat tekan beton, jelasnya.
Salah satu Orang Tua murid SD 4 Negeri Luwuk yang enggan jati dirinya dipublikasikan mengatakan, pekerjaan pagar sekolah yang dikerjakan dengan tanpa galian pondasi, padahal dalam gambar ada galian, apalagi pekerjaannya disusun diatas pondasi lama, “ini jelas tidak sesuai dengan lima misi Bupati Banggai, yakni pada point ke tiga yang mengatakan pemenuhan sarana dan prasarana berkualitas, merata dan ramah lingkungan. Apalagi daerah kita rawan terhadap gempa, ini sangat berpotensi terhadap tingkat keamanan anak murid,” ungkapnya.
(Muis/CNN)
(Bersambung)


.












