Example 728x250.
BERITA  

Kadis Damkar Apresiasi Pelaksanaan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran Dan Penyelamatan di Kelurahan Kilongan

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Luwuk, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banggai memberikan apresiasi kepada Lurah Kilongan atas penyelenggaraan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pelatihan penanggulangan kebakaran serta penyelamatan yang digelar di Aula Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Kilongan, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu pagi (26/11/12025).

Pelatihan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan Tahun Anggaran 2025 tersebut dihadiri oleh Kadis Damkar Banggai, Trantip Kecamatan Luwuk Utara, Trantip Kelurahan Kilongan, Babinkamtibmas Kilongan Aiptu Ramli Sumaman, Lurah Kilongan, para Kepala Lingkungan, RT/RW, serta masyarakat.

Lurah Kilongan, Nasaruddin, S.Pd., MM, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi Dinas Damkar yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pemahaman dan pelatihan kepada aparat kelurahan dan warga yang hadir,” ujarnya.

Kepala Dinas Damkar Banggai, Suwitno Abusama, dalam wawancara bersama awak media ini menjelaskan bahwa tugas Damkar tidak hanya terkait pemadaman kebakaran, tetapi juga berbagai bentuk penyelamatan.

“Ini bukan cuma soal pemadaman kebakaran, melainkan kami juga menangani penyelamatan seperti pohon tumbang, penangkapan buaya, hingga membantu melepas cincin yang tidak bisa dilepas, kami juga bekerja sama dengan Dinas BPBD apa bila ada bencana berupa banjir. Harapan kami masyarakat bisa menghubungi call center Damkar Luwuk di 0822-2020-1133 atau 0853-4090-2010 apa bila memerlukan bantuan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan Desa, Kelurahan dan Kecamatan terus dilakukan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya kebakaran, termasuk pentingnya menyiapkan bak air di wilayah masing-masing sebagai sarana antisipasi.

“Kebakaran bisa terjadi kapan saja. Masyarakat harus punya pengetahuan dasar penanganannya. Jika dulu orang memadamkan api secara manual dengan karung basah, maka sekarang kita perlu kerja sama cepat sebelum mobil pemadam tiba,” jelas Kadis Damkar.

Ia menekankan bahwa kebakaran yang sering terjadi umumnya berasal dari arus listrik.

“Kabel instalasi listrik yang sudah 15 tahun wajib diganti—masyarakat harus tahu hal ini. Kami juga berharap setiap Kelurahan dan Desa membuat bak air sebagai penampungan untuk mengantisipasi kebakaran di sekitar wilayah tersebut, sehingga petugas Damkar dapat lebih cepat mengambil air,” tegas Suwitno Abusama.

(Muis/CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *