Example 728x250.
DAERAH  

BNNK Deli Serdang dan LPA Bersatu, Berantas Narkoba untuk Masa Depan Anak

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Deli Serdang, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang menerima audiensi dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang, untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya perlindungan anak dari ancaman narkotika dan kekerasan.

Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Pol Endang Hermawan, S.H., menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan LPA karena perlindungan anak merupakan tugas bersama.

Audiensi ini menghasilkan beberapa rencana tindak lanjut, termasuk program edukasi terpadu bahaya narkoba di sekolah-sekolah, pelatihan dan penguatan jejaring perlindungan anak, serta kampanye bersama dalam momentum Hari Anak Nasional dan Hari Anti Narkotika Internasional.

Terlihat giat audiensi itu, Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik, S.H, beserta beberapa pengurus diterima langsung oleh Kepala BNNK Deli Serdang Kombes Pol Endang Hermawan, S.H, bersama jajaran. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keprihatinan melihat meningkatnya kerentanan anak akibat peredaran gelap narkotika yang kian masif.

Dalam kesempatan itu, Ketua LPA Deli Serdang menekankan bahwa melindungi anak dari narkoba bukan hanya tugas pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.

“Anak adalah masa depan, kita wajib hadir bersama, melindungi dan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan aman,” ucapnya.

Junaidi Malik menambahkan, situasi saat ini untuk tumbuh kembang anak sedang tidak baik baik saja, bahkan sangat memprihatinkan terjadi di kabupaten Deli Serdang seperti anak yang terpapar narkoba lewat mata (Narkolema) dihampir setiap keluarga, dan situasi menunjukkan bahwa rumah menjadi lumbung kekerasan pada anak.

” Saat ini, narkoba itu bukan saja obat obatan terlarang, namun ada hal yang sangat memprihatinkan bagi kami khususnya terjadi di kabupaten Deli Serdang seperti anak yang terpapar narkoba lewat mata (Narkolema) dihampir setiap keluarga, dan situasi menunjukkan bahwa rumah menjadi lumbung kekerasan pada anak, kejahatan terhadap anak bukan saja terhadap fisiknya secara langsung, namun anak anak sekarang ini sudah dibebaskan secara sengaja dalam hal menggunakan gadget yang merupakan adalah musuh terbesar saat ini di dalam rumah tangga”, tegas Junaidi Malik yang akan menahkodai LPA Deli Serdang untuk ketiga kalinya ini.

Sementara itu, diwaktu yang sama, Kepala BNNK Deli Serdang mengutarakan, bahwa anak anak pelajar sudah semakin merajalela menjalar dilingkungan sekolah, yang sudah ada beberapa kasus terkait hal ini dalam penanganan pihaknya.

“Data yang ada dan temuan kami hingga proses lanjutannya, anak anak SD yang sudah mulai menghisap ganja, biasanya karena pengaruh lingkungan, kemudian anak SMP yang ditemukan mengonsumsi sabu-sabu, sebagian mengaku mendapatkannya dari teman sebaya, hingga anak SMA yang mulai mencoba kokain, akibat paparan gaya hidup berisiko dan pergaulan malam, penomena ini mempertegas bahwa ancaman narkoba kini tidak lagi hanya menyasar orang dewasa, tetapi telah menyerang anak-anak dan remaja dalam usia sekolah”, tegas Kombes Pol Endang Hermawan.

Selain itu, BNNK mengungkap adanya sindikat jaringan internasional yang memanfaatkan wilayah Sumatera Utara termasuk Deli Serdang. Jaringan ini berasal dari Malaysia, China, Kamboja, Thailand dan Filipina, yang memanfaatkan kurir-kurir dari segmen masyarakat miskin.

“Masyarakat yang memiliki penghasilan ekonominya menengah ke bawah, mereka ini sangat mudah tergiur karena dijanjikan fee hingga Rp15 juta per kilogram barang yang berhasil dikirimkan sebagai kurir jaringan internasional”, beber Kepala BNNK Deli Serdang lagi.

Menurut Kombes Pol Endang Hermawan, situasi tersebut semakin diperburuk oleh fakta bahwa Deli Serdang saat ini berada pada peringkat kedua prevalensi peredaran narkoba di Sumatera Utara, menjadikannya zona merah yang harus ditangani dengan kolaborasi yang kuat lintas sektor.

Dari hasil pertemuan audiensi tersebut telah menghasilkan beberapa rencana tindak lanjut diantaranya:

1. Program edukasi terpadu bahaya narkoba di sekolah-sekolah SD, SMP, dan SMA.

2. Pelatihan dan penguatan jejaring perlindungan anak di desa dan kelurahan.

3. Kampanye bersama dalam momentum Hari Anak Nasional dan Hari Anti Narkotika Internasional.

4. Penyusunan MoU untuk memperkuat kerja sama berkelanjutan antara LPA dan BNNK Deli Serdang.

(M. Habil Syah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *