Cakrawalanational.news-Luwuk, Bertempat di Hotel Santika Luwuk Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, Tomundo (Raja) Banggai ke-23 Irwan Zaman, SE mengukuhkan dan melantik Sekertaris Batumundoan Banggai, Ketua Adat dan Pengurus Lembaga Adat Kabupaten Banggai. Rabu (19/11/2025).
Adapun Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Lembaga Adat Banggai tersebut, melalui Keputusan Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) Batumundoan Kerajaan Banggai, yang ditandatangani oleh Tomundo (Raja) Banggai ke-23 Irwan Zaman, SE, nomor : 01/TMD-BGI/LA/XI/2025 tanggal 14 November 2025 tentang Pengangkatan Pengurus Lembaga Adat Banggai. Sebagai Ketua pada Lembaga Adat Banggai dipercayakan kepada Syaifuddin Muid, SH dan Sekertaris Agusyarief Masulili, SE.
Dan anggotanya adalah :
1. Rivai Tjinong
2. Yance David Bago, SH
3. Nanie Mariam Lalusu
4. Rastam Katib
5. Aswan Ali, SH
6. Hasrin Karim, SH. M.Si
7. Hasanuddin Zamaun, SH
8. Drs. Abdi Gunawan
9. BM. Mang
10.Muzamil Ngeap
11. Sahrin Ta’alek
Tidak hanya mengukuhkan dan melantik Ketua Lembaga Adat Banggai serta pengurusnya, Tomundo (Raja) Banggai ke-23 juga melantik Jurtan Latuba, SE.M.Si, sebagai Sekertaris Batumundoan Wilayah Banggai, yang tertuang pada Keputusan Tomundo Banggai nomor : 02/TMD-BGI/PA/XI/2025 tanggal 15 November 2025 tentang Pengangkatan Sekertaris.
Pada pengukuhan dan pelantikan tersebut, Tomundo (Raja) Banggai ke-23 mengatakan, tugas dan tanggung jawab adalah menjaga, memelihara dan mengembangkan nilai-nilai adat di Kabupaten Banggai, memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh amanah, menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan, persatuan dan ketertiban wilayah Kabupaten Banggai serta menjalankan keputusan adat sesuai ketentuan yang berlaku di Wilayah Kabupaten Banggai.
Selanjutnya pada sambutannya, Tomunda (Raja) Banggai ke-23 mengatakan, hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Kabupaten Banggai, dimana kita menampilkan identitas kita dan berharap kedepan lembaga yang baru di kukuhkan ini berperan dalam kehidupan masyarakat, karena
negeri ini bertuan, negeri ini kaya raya, itu dibuktikan dengan banyaknya para investor, ucap Tomundo.
Kita ini sambung Tomundo, adalah masyarakat yang ada wilayah, ada identitas juga kebudayaan. Hanya sayangnya seakan terlupakan, dan saat ini kita benahi dulu agar para investor yang masuk, masyarakat kita turut menikmati, ujarnya.
Tomundo juga mengatakan akan membentuk hal sama seperti di Kabupaten Banggai, yakni di Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai Laut, “kami juga akan membentuk Lembaga Adat di Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai Laut, agar kita tidak dipandang sebelah mata oleh Pemerintah Daerah,” kata Tomundo Banggai.
Sementara itu ditempat yang sama Ketua Yayasan Pendidikan Nurmal yang juga Pengurus Montolutusan Kabupaten Banggai Dr. H. Marwan Londol, S.Kom. MM, mengapresiasi Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Lembaga Adat Kabupaten Banggai, semoga bisa menumbuh kembangkan dan membangkitkan semangat generasi muda untuk kemudian memperjuangkan dan meningkatkan kegiatan-kegiatan kebudayaan di Kabupaten Banggai, ucapnya.
Marwan Londol juga mengajak kepada teman-teman masyarakat Kabupaten Banggai, terutama utus-utus sasaibino dari Banggai Kepulauan dan Banggai Laut untuk mendukung Lembaga Adat Kabupaten Banggai yang telah dikukuhkan dan dilantik oleh Tomundo (Raja) Banggai ke-23 Irwan Zaman, SE.
Masih ditempat yang sama Bosanyo Luok Sofyan Lalusu atau sering disapa Opan Lalusu, yang merupakan keturunan atau cucu dari salah satu Basalo Sangkap yakni Basalo Gonggong, yang Kakeknya juga adalah salah satu Bosanyo Luok. Mengatakan, dengan adanya pengurus Lembaga Adat Banggai, ini merupakan sebagai tuan rumah didaerah sendiri dimana kami bisa menerima tamu dari mana saja, dengan baik. Dan sebaliknya tamu-tamu yang datang di daerah ini paling tidak harus paham bahwa disini ada tuan rumah atau ada pemilik rumah. Kami berharap kedepan, dengan adanya Pengurus Lembaga Adat di Kabupaten Banggai agar kiranya budaya, kesenian dan juga hak-hak masyarakat adat bisa kemudian didampingi, harap Bosanyo Luok.
Lebih lanjut Bosanyo Luok katakan, melalui wadah ini, bisa mewakili masyarakat yang ada yakni masyarakat Banggai Bersaudara yaitu masyarakat Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut, agar kiranya bisa menjaga kekayaan adat istiadat, kesenian untuk kemudian dilestarikan.
Setelah dikukuhkan dan dilantik sebagai Lembaga Adat, menunjukan bahwa daerah ini ada tuan rumahnya, dan sebagai tuan rumah, tamu dari manapun terutama pemerintah harus kita hormati. Akan tetapi sebaliknya tamu yang datang juga harus bersikap layaknya seorang tamu. Dan para Lembaga Adat dari daerah lain untuk mari kita sama-sama membangun daerah ini, mari kita jaga bersama daerah ini dan kita hidup berdampingan.
Dengan adanya Lembaga Adat yang baru di kukuhkan dan dilantik secara resmi oleh Tomundo (Raja) Banggai ke-23 yang Mulia Irwan Zaman, SE, tidak kemudian memecah belah, namun menjadi bagian untuk mempersatukan kelompok-kelompok masyarakat adat yang selama ini terpisah-pisah untuk menjadi solusi bagi mereka, tutup Bosanyo Luk Sofyan Lalusu
(Muis/CNN)


.












