Example 728x250.
BERITA  

Sekda Banggai Buka Workshop dan Konferensi PWI Banggai Bersaudara Tahun 2025

banner 120x600

Pengurus PWI Periode-2028 Resmi Dikukuhkan

Cakrawalanational.news-Luwuk, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai, Ir. Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si, membuka Workshop dan Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel Permai Kota Luwuk, Sabtu (15/11/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus PWI Banggai Bersaudara Periode 2025–2028.

Membacakan sambutan tertulis Bupati Banggai, Sekda Ramli Tongko menyampaikan apresiasi kepada PWI yang telah menginisiasi kegiatan yang dinilai sebagai momentum penting bagi penguatan ekosistem pers di daerah.

Dalam sambutan tersebut, Bupati menegaskan bahwa PWI sebagai organisasi profesi memiliki tanggung jawab besar menjaga marwah dan kehormatan jurnalistik.

“Saya berharap PWI terus menjadi wadah yang mampu menguatkan kompetensi wartawan melalui pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan,” tulis Bupati. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga standar etika melalui penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam setiap proses peliputan.

Bupati menambahkan, kemerdekaan pers yang bertanggung jawab serta solidaritas antar wartawan perlu terus ditumbuhkan demi memperkuat eksistensi PWI sebagai organisasi profesional yang solid dan dihargai.

Pemerintah Kabupaten Banggai, kata Bupati, menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak akan tercapai tanpa dukungan komunikasi publik yang baik. Karena itu pemerintah berkomitmen membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan PWI dan insan pers.

“Pemerintah tidak anti kritik. Kritik yang objektif, proporsional, dan berbasis data sangat dibutuhkan. Kritik konstruktif bukan ancaman, tetapi bahan bakar bagi kami untuk memperbaiki diri dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu Ketua PWI Provinsi Sulawesi Tengah, Tri Putra Toana, dalam sambutannya menekankan bahwa pers Indonesia harus menganut sistem interaksi positif, yakni menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.

“Apa yang pemerintah lakukan harus diberitakan, begitu pula kekurangan yang terjadi di masyarakat. Pers harus menyampaikan keduanya, walaupun siapapun yang memimpin daerah ini,” ujarnya.

Menurutnya, wartawan memikul tanggung jawab moral untuk menyampaikan fakta di lapangan agar pemerintah mengetahui kondisi masyarakat secara objektif. Dalam sistem demokrasi modern, tegasnya, pers merupakan salah satu pilar penting yang menentukan kemajuan suatu daerah.

Tri Putra Toana juga mengingatkan pentingnya wartawan memiliki fundamental yang kuat sebelum terjun dalam praktik jurnalistik.

“Anda harus bisa membedakan mana kepentingan pribadi dan mana kepentingan umum,” katanya.

Ia turut menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Banggai kepada PWI, serta berharap kemitraan yang terjalin saat ini dapat semakin diperkuat.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PWI Sulteng secara resmi mengukuhkan Pengurus PWI Banggai Bersaudara Periode 2025–2028, terdiri dari :
Dewan Penasehat : Iskandar Djiada, Sutopo Etending, Gaffar Tokalang
Pengurus Harian :
Abd. Saleh (Ketua), Imam Muslik (Sekretaris) dan Jajad Sudrajat (Bendahara)
Bidang-bidang : Mulyati T. Bua (Organisasi, Pendidikan & Pelatihan), Ahmad Labino (Hukum & Pembelaan Wartawan), Nasri Sei (Kelembagaan & PWI Peduli), Sofian Syamsuddin (SIWO/Olahraga) dan Yuni (Kesejahteraan).

Kegiatan workshop dan konferensi tersebut dihadiri sejumlah wartawan dari tiga daerah di wilayah Banggai Bersaudara dan menjadi wadah konsolidasi sekaligus peningkatan profesionalisme insan pers.

(Muis/CNN)
Bagian PROKOPIM Setda Kabupaten Banggai/ahtar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *