Example 728x250.

LBH Milenial Babel Minta Hasil Rampasan 271 Triliun DiKembalikan ke Daerah Asal

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Kondisi ekonomi Bangka Belitung (Babel) saat ini sangat lesu dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif rendah di tingkat regional, didorong oleh lesunya industri pengolahan dan sektor pertambangan.

Melihat kondisi ini ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Milenial Babel, Dairi atau yang biasa dipanggil Dodoy berharap hasil rampasan uang ratusan triliun dapat dikembalikan ke Pemerintah Daerah (Pemda) atau negeri asal.

Dalam pesan singkatnya, Dodoy mengajak seluruh lapisan masyarakat Tokoh pemuda, Tokoh masyarakat serta organisasi kepemudaan Se-Bangka Belitung (Babel) agar tetap kompak dan melakukan konferensi pers untuk mendeklarasikan, meminta kepada pemerintah pusat supaya mengembalikan hasil sitaan kejahatan kasus korupsi PT Timah senilai 271 triliun kembali ke Provinsi Babel.

Dodoy menambahkan, alasan mengapa harus dikembalikan. Karena saat ini kondisi ekonomi masyarakat Bangka Belitung sangat sulit,

“Kami berharap dengan pengembalian hasil sitaan ini bisa membantu perekonomian masyarakat Bangka Belitung,” ujar Dodoy.

Dodoy juga berharap hal ini bisa mendorong ekonomi masyarakat yang saat ini sangat lesu, sehingga menimbulkan banyaknya pengangguran, susahnya lapangan pekerjaan serta sempitnya lahan pertambangan dan pertanian.

“Intinya setelah melakukan deklarasi kita akan menindak lanjut ke tahap berikutnya bersurat ke pada pemerintahan melibatkan DPRD Gubernur dan kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Kami berharap semuanya mensupport aspirasi ini,” paparnya .

Ia menambahkan dalam waktu dekat akan berkomunikasi dengan organisasi-organisasi lainnya. Terkait hasil rampasan uang ratusan milyar tersebut dapat dikembalikan melalui Pemerintahan Daerah (Pemda), agar bisa memperbesar anggaran seperti Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) serta dalam bentuk kegiatan sosial lainnya, tutup Dodoy.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *