Cakrawalanational.news-TAPTENG, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, meninjau pelaksanaan Ujian Pemetaan Potensi dan Kompetensi ASN (PROASN/Profiling ASN) di SMA N 1 Plus Mantauli Pandan pada Kamis (13/11/2025) kemarin. Kegiatan ini bertujuan memetakan potensi dan kompetensi ASN di lingkungan Pemkab Tapteng sebagai tahap awal menuju Manajemen Talenta ASN yang profesional.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BKPSDM Tapteng dengan Kantor Regional VI BKN Medan, dan melibatkan Akademisi dari pihak Sekolah SMA Matauli Pandan yang memfasilitasi seluruh tempat dan sarana prasarana kegiatan PROASN (Profiling ASN),” ujar Bupati Tapteng.

Bupati Tapteng menekankan bahwa PROASN ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM ASN sehingga dapat menerapkan meritokrasi sistem dalam kepegawaian di lingkungan Pemkab Tapteng.
“Kami akan melakukan pembinaan potensi ASN, sehingga dapat melakukan pembagian tugas sesuai dengan potensi yang dimiliki,” tambahnya.
Bupati juga menambahkan bahwa tahun depan, Pemkab Tapteng akan meningkatkan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kapasitas SDM ASN berkolaborasi dengan BKN Pusat dan Provinsi Sumatera Utara. “Meningkatkan SDM ASN sangat penting, karena majunya suatu daerah tergantung pada komitmen kepala daerah dan ASN yang profesional.

Kegiatan ini diikuti 887 peserta dan akan dilanjutkan dengan penguatan kembali di GOR Pandan. Bupati Tapteng menekankan bahwa ASN harus profesional, punya inisiatif, kreativitas, dan inovasi dalam pelayanan publik untuk mendukung Tapteng naik kelas.
ASN sebagai motor pembangunan daerah harus ditopang oleh ASN yang profesional, punya inisiatif, kreatifitas, dan inovasi dalam pelayanan publik. Tapteng naik kelas itu harus ditopang dengan semangat ASN yang naik kelas,” tutup Bupati Tapteng.
Kegiatan ini dihadiri Kepala BKPSDM Kabupaten Tapanuli Tengah, Gusni Army Pasaribu, S.IP MM, mewakili Kantor Regional VI BKN Medan, Eka Ruliza Harahap S. Psi, M. Psi, Assessor SDM Aparatur Muda dari Kantor Regional VI BKN Medan, Kepala Sekolah SMAN 1 Matauli Pandan, Deden Rachmawan, S.Pd., M.M, serta peserta Profiling ASN.
(Yasmend/CNN)


.












