Example 728x250.
BERITA  

Pemkab Banggai dan BPBD Gelar Workshop Sosialisasi Penyusunan Rencana Penanganan Kedaruratan Bencana

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Luwuk, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banggai, Mujiono Lasitata, S.H., M.H, pada Rabu (05/11) pagi, membuka kegiatan Workshop Sosialisasi dan FGD Penyusunan Rencana Kontingensi dan Rencana Penanganan Kedaruratan Bencana di Kabupaten Banggai, bertempat di Hotel Santika Luwuk.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Daerah Kabupaten Banggai.

Bupati Banggai melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Plt Asisten II Setda Kabupaten Banggai, Mujiono, menyebutkan bahwa Kabupaten Banggai merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana yang cukup beragam, mulai dari gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga potensi tsunami di wilayah pesisir. Oleh karena itu kata Bupati, peningkatan kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana menjadi kebutuhan yang sangat mendesak dan strategis.

Menurut Bupati, kegiatan workshop dan FGD ini merupakan langkah nyata Pemerintah Daerah dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana yang terencana, terpadu, dan terukur. Penyusunan rencana kontingensi dan rencana penanganan kedaruratan bencana tidak hanya bertujuan untuk memenuhi aspek administratif, tetapi juga menjadi pedoman operasional bagi seluruh pemangku kepentingan ketika situasi darurat bencana benar-benar terjadi.

Bupati Amirudin berharap, melalui kegiatan ini, akan terbangun koordinasi lintas sektor antara Pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat, sesuai dengan semangat pentahelix dalam penanggulangan bencana.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap unsur memahami peran dan tanggung jawabnya, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan cepat, tepat, dan efektif,” kata Bupati dalam sambutan tersebut. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

“Sampaikan masukan, pengalaman, dan ide-ide konstruktif agar rencana kontingensi dan rencana penanganan kedaruratan bencana yang dihasilkan benar-benar implementatif dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” lanjutnya.

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Banggai berkomitmen untuk terus memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana. upaya mitigasi dan kesiapsiagaan harus menjadi bagian dari budaya kita bersama, karena bencana bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai warga masyarakat Kabupaten Banggai.

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Banggai Fery Sujarman, S.Pd., S.H., M.H. dalam laporan singkatnya menjelaskan, bahwa kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, tanggal 5-6 November 2025.

Adapun pesertanya berjumlah 73 orang, terdiri dari semua OPD se-Kabupaten Banggai, Kabag Hukum dan semua Camat, Kodim 1308/LB dan Polres Banggai, Untika dan Unismuh Luwuk, Basarnas, BMKG Kabupaten Banggai, BPS Kabupaten Banggai, PT. PLN, PT. Telkom Indonesia, PDAM Luwuk, Bank Sulteng, PMI, Komunitas Pencinta Alam dan Masyarakat Peduli Bencana Indonesia Kabupaten Banggai.

(Muis/CNN)
Bagian PROKOPIM Setda Kabupaten Banggai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *