Cakrawalanational.news–Tanjab Barat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menunjukkan komitmen nyata mendukung program Swasembada Pangan Nasional. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Zoom Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 bersama Presiden Republik Indonesia, Sabtu (27/9/2025).
Acara panen raya di Tanjab Barat dipusatkan di RT 07, Desa Rantau Benar, Kecamatan Renah Mendaluh mulai pukul 10.00 WIB.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh unsur utama Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya:
Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso, SA, SE, ME, mewakili Pemerintah Daerah.
Kapolres Tanjab Barat, AKBP Agung Basuki, SIK, MM.
Kasi Intelijen Kejari Tanjab Barat, Muhammad Lutfi, SH, MH.
Danramil Merlung, Kapten Inf. A. Tarigan.
Sejumlah kepala dinas terkait pertanian, pangan, dan desa, termasuk Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kadis Ketahanan Pangan, serta Kepala Bulog Tanjab Barat.
Sekitar pukul 10.20 WIB, Kapolres, Wakil Bupati, dan tamu undangan mengikuti jalannya zoom meeting panen raya yang dipimpin langsung oleh Presiden RI. Kegiatan ini memastikan sinergi daerah sejalan dengan arahan dan target nasional.
Usai telekonferensi, sekitar pukul 12.10 WIB, Wakil Bupati bersama Kapolres Tanjab Barat memimpin langsung Panen Raya Jagung Serentak di lokasi.
Aksi panen simbolis ini menjadi penegasan kesiapan Kabupaten Tanjab Barat dalam berkontribusi terhadap pencapaian Swasembada Pangan Nasional 2025.
Kapolres Tanjab Barat, AKBP Agung Basuki, menyampaikan pentingnya peran Polri dalam mendukung ketahanan pangan.
“Bersama seluruh jajaran Pemerintah Daerah, kami berkomitmen penuh mengawal distribusi bibit, pupuk, serta menjaga keamanan hasil panen. Ini adalah tugas kolektif untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat dan mendukung cita-cita Swasembada Pangan Nasional,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung aman dan kondusif tersebut ditutup dengan acara makan bersama, mempererat silaturahmi antara Forkopimda, pejabat dinas, dan masyarakat petani setempat.
(Arf)


.












