Example 728x250.

Terlibat Penjarahan Sawit Mitra APL Capai 40 Ton Per Hari, Warga SAD Sempat Mau Diamankan dan Polisi Sita Satu Mobil

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Bungo,
Aksi pencurian buah sawit kembali terjadi di areal perkebunan APL, tepatnya di Afdeling VII Jambi. Pada Rabu sore, (17/9/2025), tim patroli perusahaan memergoki kelompok Suku Anak Dalam (SAD) bersama sejumlah warga tengah mengumpulkan tandan buah segar (TBS) untuk dimuat ke dalam mobil yang sudah disiapkan di luar lokasi.

Informasi awal menyebutkan, terdapat tiga unit kendaraan yang digunakan mengangkut hasil curian tersebut.

Menyadari potensi bentrokan, Ketua Koperasi Kelapo Mandiri, Abdul Muthalib, bersama wakilnya, M.H. Fahmi Lubis, segera melapor ke Polsek Maro Sebo Ulu untuk meminta bantuan aparat.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Maro Sebo Ulu, AKP Safrizal, merespons cepat dengan menurunkan sejumlah personel ke lokasi bersama pengurus koperasi dan pihak kebun. Setiba di lapangan, laporan terbukti benar: beberapa mobil sudah terisi penuh TBS hasil curian.

Namun upaya pengamanan sempat diwarnai ketegangan. Kelompok SAD berusaha melindungi kendaraan bermuatan sawit sehingga situasi sempat memanas sebelum akhirnya bisa dikendalikan aparat. Polisi hanya berhasil mengamankan satu unit mobil beserta muatan sawit, sementara dua lainnya tetap dikuasai pelaku. Mobil sitaan langsung dibawa ke Polsek sebagai barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasus pencurian sawit di Afdeling VI dan VII dinilai semakin meresahkan. Aksi yang diduga dilakukan kelompok SAD ini disebut merugikan tiga koperasi dan tiga desa, yakni Padang Kelapo (Koperasi Kelapo Mandiri), Peninjauan (Koperasi Lubuk Intan), dan Kampung Baru (Koperasi Trimulya).

Menurut M.H. Fahmi Lubis, pencurian sawit di Afdeling VII ditaksir mencapai 40 ton per hari.

“Jumlah ini sangat merugikan dan tidak bisa dibiarkan. Kami mendesak penanganan serius serta langkah tegas dari aparat dan pihak terkait agar kasus ini tidak semakin meluas,” tegasnya.

(Arf/CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *