Cakrawalanational.news-PadangSidempuan, Dramatisasi kasus penganiayaan kembali terjadi di Padangsidimpuan (Pasid) Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis 21 Agustus 2025. Korban berinisial AL mengalami luka-luka babak belur, akibatnya mengalami perawatan intensif.
Kejadian ini bermula ketika AL hendak berpangkas rambut di sebuah Salon dan bertanya tentang layanan pangkas rambut untuk Pria. Akan tetapi, jawaban tukang salon tak sesuai harapan. Ia menjawab bisa tapi biaya 500 rupiah, itupun bukan rambut yang diatas namun di ‘bawah’. Kejadian itu memicu kemarahan AL dengan situasi memanas sembari AL menarik tangan tukang salon hingga diseret beberapa meter. Pada waktu yang bersamaan, disusul kedatangan Pemilik Salon tanpa basa-basi langsung menumbuk kepala AL sebanyak dua kali.
Menghindari hal tersebut AL melarikan diri ke Batalion untuk mencari perlindungan, kemudian dijemput lagi oleh pemilik salon agar katanya didamaikan.
Namun sialnya, peristiwa tersebut tak berhenti disitu, ternyata di sebuah pakter, AL kembali menjadi korban penganiayaan kedua kalinya dengan brutal oleh rekan-rekan pemilik salon. Bahkan sepada motor milik AL beserta dompet disita pelaku.
Abang Kandung inisial AL menerangkan saat itu para pelaku melakukan upaya “perdamaian” berubah jadi drama uang ketika pelaku meminta Rp 15 juta, 10 juta dan terakhir diturunkan jadi Rp 5 juta, kepada keluarga AL. Atas peristiwa dugaan pemerasan tersebut pihak keluarga tak mampu. Akhirnya Pemilik Salon dan komplotannya menyerahkan Inisial AL ke Polres Padang Sidempuan.
Disaat bersamaan pihak keluarga menyusul korban ke Polres untuk memastikan keadaan AL. Namun sesampainya di Polres, korban yang sudah tiba sebelumnya terlihat sudah semakin parah. Sehingga paginya pihak Polres menyampaikan kepada keluarga untuk menjemput AL agar diberikan perawatan intensif.
Atas kejadian itu, pihak keluarga korban tidak terima dengan peristiwa penganiayaan yang disertai percobaan pemerasan itu, sehingga korban AL membuat Laporan Polisi dengan Nomor : LP /๐/392/๐๐๐๐/2025/๐๐๐๐/๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐/๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐.
Sembari AL menjalani perawatan, dan pihak keluarga sangat mengharapkan keadilan atas kasus ini agar dapat diproses sesuai UU yang berlaku
Saat ini pihak Polres dimintai tindak lanjut saat sudah beberapa hari membuat Laporan Polisi. Sementara kepolisian mengakui telah menerima laporan dan akan mulai penyelidikan. AL kini dalam perawatan medis.
“Keluarga diminta tenang, kami akan tangani kasus ini,” kata pihak kepolisian saat dikonfirmasi oleh pihak keluarga pada Senin (26/8/2025).
(Ym/CNN)


.












