Wagub Hellyana: Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan mendukung penuh proses hukum
Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Sebuah insiden mengerikan terjadi di Kelurahan Paritlalang Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ketika seorang ibu rumah tangga, Rofiani, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal. Korban mengalami luka serius di bagian wajah hingga dada dengan tingkat keparahan 18% dan harus menjalani operasi darurat di RS Primaya Bhakti Wara, Pangkalpinang.
Kejadian ini sontak menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat dan pemerintah setempat. Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hellyana, langsung mengunjungi korban di rumah sakit untuk memberikan dukungan moril.
“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan mendukung penuh proses hukum yang sedang berlangsung,” ujar Hellyana.
Sembari Hellyana meminta agar pihak kepolisian mengambil tindakan tegas terhadap pelaku.
“Perbuatan ini sangat kejam dan tidak manusiawi. Pelaku harus diberi hukuman yang setimpal agar menjadi efek jera bagi pelaku lainnya,” tegasnya.

Sementara pihak kepolisian telah berhasil mengamankan dua pelaku penyiraman air keras, MR dan FS. Berdasarkan pengakuan FS, aksinya dilakukan karena diperintah oleh seseorang melalui WhatsApp dengan imbalan Rp 5 juta.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap dalang di balik perintah ini,” kata Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Dwi Hariyanto.
Kakak korban, Henny, menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (13/8/2025) malam. Modusnya, pelaku mengetuk pintu depan rumah korban. Saat korban membuka pintu, pelaku langsung menyiramkan air keras.

“Satu pelaku bertindak sebagai eksekutor, sementara satu lagi menunggu di atas motor. Setelah beraksi, keduanya langsung melarikan diri,” jelasnya.
Korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Keluarga korban berharap pelaku dapat dihukum seadil-adilnya sesuai dengan hukum yang berlaku. “Kami hanya ingin keadilan untuk ibu kami,” kata anak korban.
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pemerintah setempat, serta menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan keselamatan warga di wilayah tersebut. Pihak kepolisian diharapkan dapat menangani kasus ini dengan tegas dan adil untuk memberikan efek jera kepada pelaku.
(Pr/CNN)


.












