Maryam: Kenapa sampai pinjam?
Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ke UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Babel pada Senin kemarin membongkar fakta mengejutkan. Ternyata, Labkesda Babel menggunakan beberapa peralatan kesehatan yang merupakan hasil pinjaman dari pihak lain.
Anggota Komisi IV DPRD Babel, Maryam, mengungkapkan bahwa penemuan ini menunjukkan kurangnya perencanaan dan pengelolaan yang efektif dalam memenuhi kebutuhan alat kesehatan di Labkesda Babel.
“Kenapa sampai pinjam? Kenapa tidak dimunculkan kebutuhan alat itu di perencanaan anggaran? Karena kalau kita pinjam, ada beban biaya kalau dia sewa-menyewa, keluar biaya,” ungkap Maryam kepada Media, Rabu (13/08/2025).
Maryam juga menyoroti kinerja manajemen BLUD di UPTD Labkesda Provinsi Babel yang tidak memberitahukan tentang peminjaman alat kesehatan tersebut kepada DPRD Babel. Padahal, DPRD Babel sebagai mitra kerja pemerintah daerah seharusnya mendapatkan informasi yang transparan terkait pengelolaan Labkesda Babel.
“Ini menunjukkan kurangnya komunikasi dan transparansi dalam pengelolaan Labkesda Babel,” kata Maryam.
Lebih lanjut, Maryam mengungkapkan bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Babel, UPTD Labkesda tidak pernah mengusulkan penambahan alat kesehatan. Hal ini semakin mempertegas dugaan bahwa pengelolaan Labkesda Babel tidak berjalan dengan baik.
“Saat ini Labkesda Babel sedang dalam proses peralihan ke gedung baru, sehingga segala kebutuhan harus direncanakan dengan matang. Namun, alatnya belum memadai dan tidak ada pengajuan kekurangan alat,” jelas Maryam.
Maryam pun memberikan teguran keras kepada Pemerintah Provinsi Babel dan meminta agar Pemprov Babel dapat menata ulang pengelolaan Labkesda Babel. Menurutnya, peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Babel sangat bergantung pada pengelolaan Labkesda yang efektif dan efisien.
“Jadi, ini teguran keras untuk Pemprov Babel, ditata ulang supaya dapat fokus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Bangka Belitung,” tutup Maryam.
Dengan adanya temuan ini, diharapkan Pemerintah Provinsi Babel dapat segera mengambil langkah-langkah strategis untuk memperbaiki pengelolaan Labkesda Babel dan memastikan bahwa kebutuhan alat kesehatan dapat terpenuhi dengan baik.
(Pr/CNN)


.












