Example 728x250.

Kisruh Babel Makin Runyam: Dukun di Belitung Desak Gubernur dan Wagub Mundur!

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Tanjungpandan, Berawal dari kekisruhan antara hubungan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), ternyata menjadi ‘bola panas’ menggelinding ke Pulau Laskar Pelangi. Akibatnya, bola panas tersebut bisa jadi akan membakar amarah masyarakat Belitong yang kental dengan adat budaya Melayu.

Pasalnya, atas peristiwa polemik yang memalukan tersebut, belasan dukun di Belitung berkumpul dalam sebuah pertemuan di kediaman Kik Nasiri, Dukun Kampong Pangkal Lalang, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Kamis (17/7/2026). Pertemuan ini dihadiri Ketua Forum Kedukunan Adat Belitung, Mukti Maharif, serta sejumlah tokoh adat lainnya.

Dalam pernyataannya, para Dukun menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap kisruh kepemimpinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang dinilai telah kehilangan “ruh perjuangan”.

“Kami tidak ingin Babel terpuruk lebih jauh. Kisruh ini harus disikapi dengan arif demi masa depan masyarakat,” ujar Mukti Maharif di hadapan para peserta.

Disisi lain Dukun Tanjung Tikar, Tiris Fadil menyampaikan pandangan keras bahwa bila Gubernur tidak bersedia membuka ruang rekonsiliasi dengan Wakil Gubernur Hellyana, maka seharusnya keduanya mundur secara bersamaan.

“Kami menyayangkan bila pak Gubernur menyuruh mundur kepada Ibu Hellyana saja. Hal ini kurang beretika, lantaran keduanya sama-sama pimpinan daerah, seharusnya saling melengkapi dan menutupi kekurangan masing-masing,” tegas Fadil.

Selain itu, Fadil juga mendesak DPRD Provinsi Babel untuk tidak diam dan menonton saja, tetapi harus segera melakukan evaluasi terhadap keduanya serta menggunakan segala hak yang diberikan oleh undang-undang, seperti interpelasi dan angket, untuk mengakhiri konflik yang tidak ada gunanya bagi rakyat Bangka Belitung.

“Kita minta DPRD Babel melakukan Hak Angket karena sudah terdapat kekisruhan di Bangka Belitung. Kalau tidak selesai, baiknya Mendagri menunjuk Pejabat Gubernur baru untuk provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tambah Fadil. (Pit/CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *