Dato’ Penghulu: Kami menyerukan kepada Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur, hentikan pernyataan-pernyataan yang saling menyudutkan melalui media
Cakrawalanational.news-Sungailiat, Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Kepulauan Bangka Belitung (KBB) menyampaikan seruan moral kepada Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) agar menahan diri dan tidak saling menyerang melalui media massa.
Pasalnya, seruan ini muncul menyusul terjadinya ketegangan antara keduanya yang mulai terbaca publik saat dikatakan dikediamannya Bukit Betung, Sungailiat, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu 12 Juli 2025.
Ketua MABMI KBB, Dato’ Panghulu Haji Marwan, mengingatkan bahwa pasangan kepala daerah ini baru saja memulai masa baktinya. Masyarakat KBB masih menaruh harapan besar terhadap kerja sama dan keharmonisan keduanya dalam memimpin negeri ini.
“Kami menyerukan kepada Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur, hentikan pernyataan-pernyataan yang saling menyudutkan melalui media. Ingatlah, kalian berdua adalah satu paket kepemimpinan yang dipercaya rakyat. Jangan biarkan amanah ini ternoda oleh silang kata yang tidak perlu,” ujar Dato’ Marwan.
Beliau menegaskan bahwa dalam tradisi Melayu, pemimpin bukan hanya pengambil kebijakan, tetapi juga penuntun akhlak dan teladan dalam bersikap. Perselisihan yang dipertontonkan di ruang publik hanya akan meruntuhkan kepercayaan rakyat.
“Baru beberapa bulan menjabat, tapi masyarakat sudah disuguhi ketegangan di puncak kepemimpinan. Ini bukan contoh yang baik. Dalam adat kita, pemimpin itu menyejukkan, bukan mengeruhkan,” lanjutnya.
Sebagai lembaga adat yang mengayomi semangat persaudaraan lintas etnis dan agama di Kepulauan Bangka Belitung, MABMI siap menjadi ruang pemersatu bila diperlukan.
Namun, Dato’ Marwan menekankan pentingnya kerendahan hati dan kesediaan untuk kembali duduk bersama dalam semangat musyawarah.
“Kami tidak berpihak pada siapa pun. Tapi kami berpihak pada kerukunan dan marwah negeri ini. Jangan kecewakan rakyat, apalagi sedini ini. Kepemimpinan ini masih panjang rawatlah kepercayaan sejak dari awal, dan jagalah kehormatan jabatan yang diemban,” tutup beliau. (Ha/CNN)


.












