Example 728x250.
BERITA  

Kesal Atas Kebijakan Dirut, Sejumlah Karyawan PDAM Banggai Gelar Aksi Demo Tuntut Copot Dirut

banner 120x600

Cakrawalanational.newsLuwuk, Puluhan Karyawan Perumda Air Minum (PDAM) Kabupaten Banggai, kembali unjuk rasa yang dipimpin oleh Korlap Hendra Renato Pohom yang didampingi Mahasiswa Unismuh Hasrul Lambudi dan
Supriono Halang, di Kantor Perumda Air Minum dan di halaman kantor DPRD Kabupaten Banggai, Senin (16/06/2025).

Tim penyelamat Perusahaan dan puluhan karyawan Bersatu bersama melakukan unjuk rasa untuk menuntut Direktur Utama (Dirut) segera dicopot. Aksi unjuk rasa tersebut mendapat pengawalan dari pihak kepolisian dan Anggota Koramil 1308-01 Kecamatan Luwuk.Pengunjuk rasa mengaku kesal atas kinerja Direktur Utama atas kebijakan kebijakan yang tidak berpihak pada
Q
karyawan, tetapi lebih berpihak pada kepentingan pribadi dan golongannya.
Kepentingan kepentingan inilah yang akan terus merongrong keuangan perusahaan, karena dari hasil audit BPKP pada bulan lalu bahwa Perusahaan sementara menuju pada kondisi BANGKRUT.

Sampai dengan saat ini kepemimpinan Direktur Utama lebih mementingkan penerimaan karyawan yang tidak seimbang dengan jumlah pelanggan dan mendahulukan saudara, keponakan, cucu dan kroninya agar bisa masuk dalam rekruitmen pegawai, dan ironisnya lagi menerima karyawan mantan PNS yang sudah masuk pada posisi pensiun, sehingga jumlah pegawai sudah membengkak dan melampaui kemampuan perusahaan untuk membayar gaji/hak-hak yang pada akhirnya membuat keterlambatan pembayaran hak-hak karyawan dari jadwal yang sudah diatur dalam surat keputusan.

Beberapa hak-hak karyawan pun sampai saat ini belum dibayarkan utamanya biaya operasional unit-unit PDAM ditingkat Kecamatan yang terus menunggu kebijakan yang berpihak kepada mereka tapi sampai saat ini tak pernah kunjung datang sejak bulan januari 2025 sampai saat ini.
Pembayaran gaji sudah tidak tepat waktu, dan pembayaran THR tidak sesuai Surat Keputusan.

Dana Pensiun Bersama (DAPENMA) dan BPJS Ketenagakerjaan sejak bulan Maret 2025 semuanya belum terbayarkan sehingga para karyawan yang akan menjalani masa pensiun tidak dapat menerima hak-hak,

Contoh besar bahwa keuangan perusahaan di gunakan untuk acara rekreasi ke paisupok menggunakan spedboad pribadinya, Sewa speadboad kepada Direktur Utama setiap kali pemberangkatan dan bila ada karyawan yang tidak ikut akan berakibat mutasi tanpa alasan bagi pegawai.

Pengelolaan yang tidak profesional inilah yang membuat kondisi perusahaan tidak berjalan sebagaimana yang di harapkan.
Olehnya kami dari Tim Penyelamat Perusahaan memohon kepada KUASA PEMILIK MODAL Yaitu (Bupati Banggai) agar MENCOPOT DIREKTUR UTAMA sebelum semuanya menjadi tambah hancur. Kami mohon agar para pihak-pihak terkait kiranya segera mengambil langkah langkah kongkrit dalam penanganan masalah di Perumda Air Minum Kabupaten Banggai.

(Muis/CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *