Cakrawalanational News-Manado, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Silvanus (YSK), meluncurkan empat program prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah. Program-program ini dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi masyarakat dan membuat rakyat merasakan dampak pembangunan.
Kegiatan program tersebut digelar di Ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulut, dan dihadiri oleh ratusan wartawan dari 245 media, serta sejumlah pejabat penting daerah lainnya.
Dalam giat itu menjelaskan program prioritas seperti halnya Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), Provinsi yang memiliki julukan Bumi Nyiur Melambai ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat secara legal dan berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya tambang. Jika berhasil, dalam lima tahun ke depan, Sulawesi Utara bisa menjadi “Sulut Gold”.
Pengembangan ekonomi masyarakat yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pembangunan. Meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Utara untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Membangun infrastruktur yang memadai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Viko Onga, yang mewakili Gubernur YSK, menyampaikan bahwa keempat program prioritas ini dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi masyarakat.
“Kami tidak hanya ingin membangun, kami ingin rakyat merasakan dampaknya, peran strategis media dalam mendorong pembangunan daerah, media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga pengawal kebijakan dan harapan masyarakat. Dengan gotong royong dan restu Tuhan, Sulawesi Utara bisa menjadi rumah yang sejahtera bagi semua, jelasnya.
YSK mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu mendukung program-program tersebut.
“Dengan gotong royong dan restu Tuhan, Sulawesi Utara bisa menjadi rumah yang sejahtera bagi semua, tutupnya penuh keyakinan. Peluncuran empat program prioritas ini menjadi langkah awal transformasi Sulut menuju provinsi yang tidak hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga kemakmuran bagi warganya”, jelas YLK.
Acara tersebut terlihat dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Steven Liow, Staf Khusus Gubernur Bidang Politik dan Kebijakan Publik Viko Onga, Kabid Infokom Hendra Tambajong, serta Ketua PWI Sulut Fanny Loupatty.
(Debby)


.












