Example 728x250.
DAERAH  

Gerak Cepat PLN Indonesia Power dan Dinas Padamkan Kebakaran di Unit 1 PLTU Labuan Angin 

banner 120x600

Cakrawalanational News-Tapteng, Kebakaran telah terjadi di Unit 1 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuan Angin, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Jumat malam, (8/52025), sekitar pukul 21.30 WIB. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia Power dan Dinas Kebakaran Kota Sibolga serta Kabupaten Tapanuli Tengah bergerak cepat untuk mengatasi kebakaran tersebut.

Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, pihak Perusahaan Listrik Negara Indonesia Power telah melakukan upaya penelusuran penyebab insiden ini. Meskipun operasional unit pembangkit dihentikan, tetapi suplai listrik ke masyarakat dipastikan tidak terganggu. Hal ini disampaikan Humas PLTU Sibolga yang kerap disapa Angga.

” Benar, kebakaran di Unit 1, kejadian Jumat malam, (8/5/2025), sekitar pukul 21.30 WIB, dan api berhasil dipadamkan sekira pada pukul 23.40 WIB, tidak ada korban jiwa, namun operasional unit pembangkit terdampak dihentikan sementara, kejadian kebakaran ini masih dalam penyelidikan PLN Indonesia Power”, terangnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp miliknya.

Hingga saat ini PLN Indonesia Power bekerja sama dengan Dinas Kebakaran untuk memadamkan api, suplai listrik ke masyarakat dipastikan tidak terganggu, dan pihak PLN akan terus memberikan perkembangan informasi secara berkala dan bagi masyarakat dapat menghubungi Agung Siswanto, Sekretaris Perusahaan PLN Indonesia Power, melalui telepon (021) 5267666 untuk informasi lebih lanjut.

Sebagai informasi, bahwa PLTU Labuan Angin berkapasitas 2 x 115 MW dengan dua unit pembangkit yang beroperasi, menggunakan batu bara lignit sebagai bahan bakar, pembangkit listrik ini berada di bawah manajemen perusahaan PT PLN Indonesia Power Services.

Kebakaran Unit 1 PLTU Labuhan Angin ini pun sempat viral di media sosial seperti terlihat pemilik akun FB Mei Yaman Zebua yang membagikan Video kepada Netizen, dalam akun tersebut tampak sijago merah sedang mengamuk Dangan kobaran api yang begitu besar.

(Yasiduhu Mendrofa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *