Example 728x250.
BERITA  

Bimtek Tata Kelola Pariwisata, Benniyanto Tamoreka : Ketika Pariwisata Maju, Pelaku UMKM dan Kreator Lokal Ikut Maju

banner 120x600

Cakrawalanational News-Luwuk, Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tengah, Benniyanto Tamoreka, menyampaikan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis lingkungan di Kabupaten Banggai. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Hotel Santika Luwuk. Senin, (21/04/2025).

Dalam sambutannya, Benniyanto mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata serta Pemerintah Kabupaten Banggai atas kerja sama yang baik dalam pelaksanaan kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya memilih pariwisata sebagai program perdana karena sektor ini beririsan langsung dengan UMKM dan ekonomi kreatif. Ketika pariwisata maju, maka pelaku UMKM pun ikut tumbuh, begitu pula dengan para kreator lokal,” ujarnya.Benniyanto juga menyoroti perlunya pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ia mendorong Pemerintah Daerah agar memaksimalkan dana transfer pusat untuk membangun infrastruktur pariwisata yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan.

“Sasaran kita adalah kemandirian daerah. Maka dana yang ada harus diarahkan untuk merangsang sumber-sumber PAD, bukan hanya sekadar pembangunan fisik yang tidak berdaya guna jangka panjang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa dirinya kini tergabung dalam Panitia Kerja (Panja) revisi Undang-Undang Kepariwisataan. Salah satu fokus revisi ini adalah pembentukan badan khusus yang bertugas mengelola destinasi wisata nasional secara profesional dan terintegrasi.

“Tiga kawasan sudah menjadi contoh, yaitu Danau Toba, Borobudur, dan Labuan Bajo. Saya berharap kawasan timur, termasuk Banggai, juga mendapat perhatian dan dukungan infrastruktur yang memadai dari pusat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Benniyanto menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai daya tarik wisata unggulan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem pariwisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya lokal yang otentik.

“Jangan hanya menjual laut dan pemandangan, tapi juga budaya. Tarian tradisional, baju adat, dan kearifan lokal kita harus dikemas menjadi bagian dari daya tarik wisata,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Benniyanto berharap seluruh peserta Bimtek dapat menyerap ilmu yang disampaikan dan menerapkannya di lapangan. Ia menegaskan bahwa perjuangan untuk menjadikan Kabupaten Banggai sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia Timur akan terus ia kawal melalui jalur legislasi dan pengawasan.

(Muis/CNN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *