Example 728x250.

Ratusan Massa Bersama Forksos, Demontrasi di Kantor Wasprot IV Timah Basel

banner 120x600

CNN-Toboali, Ratusan para demonstran yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial (Forksos) datangi Kantor Wasprot IV Timah Tbk, Toboali, Bangka Selatan (Basel).

Pasalnya, mereka mempertanyakan permasalahan tambang di areal Perairan Laut Sukadamai mengenai kompensasi masyarakat yang terdampak dari eksploitasi biji timah. Akibatnya mereka meminta keadilan dari perusahaan plat merah tersebut, Senin 21 Desember 2024.

Dengan massa lebih kurang sebanyak 500 orang, Ketua Forum Keadilan Sosial (Forksos), Rego selaku koordinator saat dikonfirmasi mengatakan, aksi unjuk rasa itu tak lain adalah menyampaikan aspirasi masyarakat yang terdampak akibat tambang di perairan laut Sukadamai.

Artinya, mereka menuntut keterbukaan informasi dari pihak PT. Timah tbk Wasprot IV Bangka Selatan berdasarkan azas keadilan.

Ada Tiga Tuntutan Masyarakat (Tritura) yang diajukan pada PT. Timah tbk Wasprot IV Bangka Selatan (Basel), diantaranya :

Pertama : Meminta pihak PT Timah Tbk untuk kompensasi kepada masyarakat secara transparan dan adil

Kedua : Pihak PT Timah Tbk memberikan SPK dengan mudah pada penambang

Ketiga : Pihak PT Timah tbk menetapkan Wilayah Penambang Rakyat (WPR) serta Izin Penambang Rakyat (IPR)

Dengan tiga tuntutan masyarakat ini, kedepan tidak ada lagi ditangkap karena tidak memiliki SPK serta dengan adanya IPR masyarakat juga lebih mudah untuk menambang, paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini KIP yang baru beroperasi di laut sukadamai itu sepengetahuannya, tidak pernah melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat.

Apalagi masalah kompensasi kepada masyarakat, sampai saat ini tidak ada transparansi oleh pihak pengelola, tandas Rego.

Ketua Koordinator menyebutkan, bahwa langkah yang mereka lakukan ini merupakan proteksi bakal terjadinya penyelewengan yang dilakukan oleh oknum pengusaha, tutupnya.

Agar berita berimbang, sampai saat ini Media Cakrawalanational News berusaha untuk konfirmasi ke pihak Humas PT.Timah, namun yang bersangkutan belum dapat dihubungi.

(IS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *