CNN—Bogor, Lahan seluas 8.3 Hektar milik pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, yang bertempat di Desa Kampung Sawah Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Lahan tersebut akan di sulap menjadi Sirkuit Road Race bertaraf Nasional.
Namun ironisnya, pembangunan tersebut terlihat ‘curi Start’, pasalnya pekerjaan tanpa pemberitahuan dan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat setempat. Penggarapan lahan langsung dilaksanakan. Celakanya lagi, pembangunan diduga tidak memiliki papan proyek.
Kamis, 16 Oktober 2024 alat berat berupa Exkavator (Beko) dengan tiba tiba sudah di lokasi pembangunan, yang akan menggarap lahan Road Race.
“Beko tadi nyampe jam 6 pagi pak, kami dari perusahaan di bekasi. Saya belum tahu siapa siapanya, saya di suruh ngerjain disini untuk menggarap lahan ini” Ucap sopir beko.
Ketika awak media melakukan investigasi langsung ke lokasi yang akan di bangun sirkuit, namun tidak terlihat papan proyek yang terpasang di lokasi tersebut, baik dari pihak pemenang tander ataupun himbauan dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Awak media pun bertemu Kepala Desa (Kades) Kampung Sawah, di Kantor Desa, namun Kades tersebut terkesan belum bisa berbuat apa apa.
“Pembangunan ini belum apa apa, karena dari pihak pemenang lelang tander dan pemkab belum ada sosialisasi kepada lingkungan masyarakat setempat dan belum juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ikut menggarap lahan itu, dengan cara manusiawinya” Ucapnya, Sabtu (19/10/2024).
Masyarakat Penggarap lahan Pemda resah, pasalnya kedatangan alat berat yang sudah ada di lahan itu tanpa pemberitahuan dan sosialisasi apapun kepada masyarakat. Akibatnya, hasil bumi yang ditanam oleh masyarakat di lahan tersebut yang semula menjadi lumbung mata pencaharian warga setempat tetapi akan segera di musnahkan untuk dijadikan Road Race Komersil, pungkasnya.
(Red)


.












