Example 728x250.

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan dan Jembatan Akses Masuk Bendungan Lolak Bolaang Mongondow Jadi Sorotan

banner 120x600

CNN–Bolmong, Proyek Pembangunan Jalan dan Jembatan akses menuju pintu masuk Bendungan Lolak yang terletak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Sulut), kini menjadi sorotan publik.

Pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh Balai Sungai Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) ini sudah mengalami kerusakan keretakan, bahkan mengakibatkan badan jalan terkikis. Diduga, pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan, wajar saja kualitas pekerjaannya dipertanyakan warga.

Akibatnya, pekerjaan proyek itu menjadi sorotan dan kekhawatiran keselamatan warga saat melintas di tempat tersebut.

Hasil pantauan langsung oleh tim Media Cakrawala Nationalnews di lokasi menunjukkan bahwa beberapa bagian jalan dan jembatan tersebut sudah mengalami kerusakan, meski proyek ini belum lama selesai.

Kondisi ini sangat memprihatinkan, terutama pada salah satu segmen jalan yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan signifikan.

Pada beberapa titik, jalan yang seharusnya menjadi akses utama ke bendungan ini terlihat retak dan berlubang, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat saat melintas.

Beberapa struktur jembatan juga tampak tidak kokoh, yang mengindikasikan kemungkinan adanya ketidaksesuaian dalam material atau metode konstruksi yang digunakan.

Menanggapi dugaan ini, Media Cakrawala Nationalnews hendak melakukan konfirmasi kepada pihak Dinas Terkait, namun sayangnya belum dapat dikonfirmasi karena pihak berwenang belum bersedia melakukan keterangan.

Media Cakrawala Nationalnews pun mewawancarai salah satu warga yang tak mau disebut namanya mengatakan agar Inspektorat Pengawas Proyek Pembangunan disarankan turun langsung untuk memastikan apakah pekerjaan ini telah dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dalam kontrak.

“Jika ditemukan adanya penyimpangan, langkah penegakan hukum harus segera diambil”, tandasnya.

Karena menurutnya, hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proyek-proyek infrastruktur yang didanai oleh pemerintah.

Selain itu, perbaikan segera perlu dilakukan terhadap bagian jalan dan jembatan yang rusak.

Dikatakannya, guna memastikan akses yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintasi area tersebut, serta mencegah kerusakan lebih lanjut yang bisa menambah biaya perbaikan di masa mendatang.

(Da)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *