CNN–Liang, Kepala Kepolisian (Kapolsek) Kecamatan Liang, Banggai Kepulauan (Bangkep), Ipda I Nyoman Sukarman menjadi Pembicara Sosialisasi Pendidikan Politik yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bangkep Sulawesi Tengah (Sulteng). Acara dihadiri Camat beserta Danramil Liang, Kabupaten Bangkep Propinsi Sulteng,
Sebelumnya, Kapolsek Liang Ipda I Nyoman Sukarman menyampaikan permohonan maaf saat membawakan materi, karena menurutnya, TNI/Polri tidak terlibat langsung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Tentu, dalam hal ini mereka hanya sebagai konteks pengawasan bersama dengan penyelenggara Pemilu dan pengamanan, Sabtu 29 juli 2024.
“Saya berharap hal ini tidak diplintir bahwa saya berbicara mengarahkan atau mendukung kandidat tetapi saya hanya berbicara tentang pemandangan umum soal pengawasan dan pengamanan”, ujar I Nyoman Sukarman.
Dikatakannya, pihak TNI/Polri harus selalu menjaga Kamtibnas, baik tahap awal pelaksanaan Pemilu. Mulai dari pendaftaran kandidat, konsolidasi Parpol, kampanye sampai hari H agar semuanya bisa berjalan dengan aman dan damai.
Ia pun mengingatkan, agar menghindari money politic (politik uang), dan black campaign (kampanye hitam) yang menyebabkan konflik horisontal secara fisik, apalagi dengan menghembuskan aroma SARA.
Apabila terjadi hal-hal seperti itu, kata Nyoman, maka segera dilaporkan kepada pihak penyelenggara di Desa masing-masing, yaitu PPS dan Pengawas Kelurahan Desa (PKD). Tujuannya, agar cara-cara yang melanggar aturan ditindak sehingga dapat berjalan dengan bijak sesuai jalurnya.
“Bawaslu dan PKD yang akan menindaklanjuti, tentunya dengan menyertakan saksi dan bukti pelanggaran”, paparnya.

Dijelaskannya, bahwa Kabupaten Bangkep masuk dalam urutan ke-3 nasional dalam kegiatan Money Politik. Oleh karenanya, agar bisa memperbaiki citra negatif tersebut dengan membuktikan politik santun, menghindari politik uang serta menjalankan politik yang aman dan damai. Sehingga dapat mengembalikan citra politik di Kabupaten Bangkep kembali normal, yang terpilih pun nanti adalah benar-benar aspirasi pilihan masyarakat.
“Untuk itu mari kita wujudkan pemilu damai dan aman sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar”, imbuh Kapolsek. (Victor)


.












