CNN–Tanjungpandan, Heboh berita penyelundupan timah didalam truck berisi daging babi, dari Pulau Belitung ke Pulau Bangka melalui pelabuhan Tanjung RU, menjadi pembicaraan diseputaran Warung Kopi di Tanjungpandan. Pasalnya, penyelundupan timah tersebut disinyalir untuk mengelabui petugas karena dengan sengaja biji timah dicampur dengan daging babi. Seolah-olah binatang menjijikan tersebut tidak tersentuh oleh petugas.
Ironisnya, begitu gampangnya timah ilegal tersebut bisa lolos dari pantauan dan sampai ke Pulau Bangka. Akibatnya, Isfeb Tanta selaku juru bicara Anjelo Brother Club, mendukung dan meminta aparat kepolisian membongkar kasus ini, sehingga pihak-pihak yang terlibat harus mendapatkan hukuman yang setimpal. Karena Indonesia ini adalah negara hukum, dimana hukum menjadi panglima tertinggi di negara NKRI.
“Dari info yang kita dapat, ini timah ilegal yang dikirim melalui cara ilegal, kita minta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini sampai selesai, dan kita dukung kinerja kepolisian dalam menegakkan hukum pada kasus ini,” tandas Isfeb yang biasa disapa Momo.
Momo menjelaskan, bahwa ditengah hiruk pikuk mega korupsi tata niaga timah yang bernilai 271 Triliun, ternyata masih saja ada yang berani berbuat melanggar hukum. Kendati banyak pihak yang terlibat dan terindikasi melakukan perbuatan pembiaran secara sengaja terhadap pengiriman timah ilegal ini. Oleh karena itu, tentu mereka harus mendapatkan hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kita berharap kejadian ini tidak terulang lagi, siapapun aparatur negara dan berwenang yang secara sengaja melakukan pembiaran terhadap pengiriman pasir timah ilegal ini, akan mendapatkan hukum yang setimpal”, imbuh Momo. (Pit)


.












