CNN-Pangkalpinang, Beredar kabar dari beberapa media online yang ada di Bangka-Belitung tentang Partai Demokrat resmi mendukung salah satu calon Gubernur mendapat tanggapan keras oleh salah satu tokoh Pemuda di Bangka Belitung, Rahman, SH saat diwawancara Media Cakrawala di Warung Kopi Tungtao Pangkalpinang. Pasalnya, berita tersebut ternyata hanyalah manuver politik, karena menurut Rahman surat tersebut bukan surat dukungan melainkan surat tugas. Akibatnya, atas informasi sesat tersebut para pengurus dan kader Partai Demokrat dibuat bingung.
“Berita tersebut hanya sekedar manuver politik itu surat tugas bukan surat dukungan, bahasa dukungan resmi ini terkesan membohongi publik, setelah kita membaca isi berita dan mencermati isi surat tersebut hanyalah sebuah surat tugas yang ditandatangani oleh seorang pengurus partai”, ungkap Rahman.
Ditambahkan Rahman, kendati Ia berasal dari orang ‘kampung’ akan tetapi kalau ada sesuatu hal yang bersifat melakukan siasat politik yang sesat tentu kata Rahman tidak mudah untuk diakal-akalin.
“Kami ini orang kampung tapi tidak buta juga dengan politik, kami memandang surat tugas tersebut hanya bagian dari komunikasi politik antara bakal calon dengan partai dan itu bisa diberikan oleh partai kepada semua bakal calon yang membangun komunikasi, karena itu masih bersifat umum. Dalam isi surat tersebut bakal calon harus berkomunikasi dengan partai lain hingga bisa memenuhi 20% kursi yang berarti harus menunjukkan dukungan partai lain terlebih dahulu paling tidak berjumlah 6 kursi dari 9 kursi yang diperlukan ini perkara politik walaupun ketua partai belum tentu partainya sendiri dapat mendukung”, papar Rahman sembari Ia mengatakan tentang hasil survey surat tersebut juga menekankan berlaku satu bulan.
Dikatakannya, bahwa dapat disimpulkan surat tersebut hanyalah bagian komunikasi kepada bakal calon yang mungkin nantinya, setelah ada komunikasi dalam surat akan terbangun, lalu disampaikan kepada Bappilu Partai untuk selanjutnya menjadi pertimbangan suatu Keputusan Partai.
“Dalam aturan kepartaian yang saya fahami keputusan partai itu ditandatangani pimpinan. Kalau bicara pimpinan dalam suatu partai keputusan partai biasanya ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, paling tidak minimal ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris, sementara yang kemarin dikabarkan dukungan resmi hanya ditandatangani oleh satu pengurus Partai. Harus dapat kita bedakan mana surat dukungan yang merupakan keputusan strategis suatu Partai dan surat tugas yang bisa dimandatkan oleh satu pengurus untuk pertimbangan suatu keputusan”, tutur Tokoh Pemuda yang berawak bongsor itu. (Haj)


.












